ADVERTISEMENT

Pelapor Kapten Vincent Raditya di Kasus Oxtrade Diperiksa Pekan Depan

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 02 Apr 2022 14:41 WIB
Vincent Raditya
Foto: Instagram @vincentraditya
Jakarta -

Pilot sekaligus selebgram Kapten Vincent Raditya dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan binary option Oxtrade. Polisi memastikan bakal segera memeriksa pelapor selaku korban dalam kasus tersebut.

"Penyidik sedang agendakan tanggal pemeriksaan. Kemungkinan dalam minggu depan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dihubungi, Sabtu (2/4/2022).

Zulpan mengatakan kasus itu hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Pemeriksaan kepada pelapor ini untuk memastikan ada-tidaknya unsur pidana yang dilaporkan oleh pelapor kepada Kapten Vincent.

"Tentunya laporan sudah diterima polisi akan melakukan penyelidikan. Kemudian tentu akan memanggil dan memeriksa pelapor dulu dengan tentunya membawa bukti-bukti yang dimiliki pelapor terkait kerugian yang dialami atau pun penipuan, penggelapan, termasuk TPPU yang dilaporkan pelapor," jelas Zulpan.

Dia menyebut kasus ini ditangani secara profesional. Pemeriksaan kepada pelapor akan dilakukan dalam waktu dekat sebelum penyidik memutuskan untuk memeriksa Kapten Vincent.

"Sebisa mungkin dijadwalkan secepat mungkin oleh penyidik. Kita polisi profesional akan memanggil secepat mungkin. Sekarang masih kita dalami dulu laporannya," jelas Zulpan.

Kapten Vincent Raditya Dipolisikan

Dalam catatan detikcom, ada dua laporan polisi atas Kapten Vincent Raditya sebagai terlapor. Kedua laporan tersebut melaporkan Kapten Vincent atas dugaan penipuan hingga pencucian uang sebagai aflliator di binary option Oxtrade.

Laporan pertama itu dilayangkan oleh pria inisial MMH. Korban melaporkan Kapten Vincent ke Polda Metro Jaya pada 28 Maret 2022.

Laporan korban MMH ini telah diterima di Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/1578/III/2022/SPKT Polda Metro Jaya, tanggal 28 Maret 20222.

Tiga hari berselang Kapten Vincent Raditya juga dipolisikan oleh korban inisial FF atas dugaan penipuan trading binary option Oxtrade. Laporan korban itu teregister dengan nomor LP/B/1665/III/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal: 31 Maret 2022. Dalam laporan tertulis nama terlapor Kapten Vincent, dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 378 soal penipuan, UU Pasal 27 dan 28 UU ITE, serta UU 8 Tahun 2010 soal TPPU.

detikcom telah menghubungi Vincent Raditya untuk meminta tanggapan. Namun hingga berita ini dimuat, belum ada jawaban dari Vincent Raditya.

(ygs/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT