ADVERTISEMENT

Legislator Minta Sebutan 'Kadrun' ke Ketum Baru IDI Tak Dianggap Serius

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 01 Apr 2022 20:30 WIB
poster
Ilustrasi media sosial (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum baru IDI Adib Khumaidi menjadi sorotan netizen karena rangkap jabatan di Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan disebut 'kadrun'. Anggota Komisi IX DPR Fraksi NasDem Irma Suryani meminta sebutan 'kadrun' tidak dianggap serius.

"Wah kalau netizen yang komentar kita kan sama-sama tahu, kalau nggak ngerasa kadrun ya santai saja. Saya saja suka 'dicebong-cebongin' cuek aja," kata Irma kepada wartawan, Jumat (1/4/2022).

Terkait rangkap jabatan, Irma tidak mempermasalahkan hal itu. Selama tidak mengganggu aturan organisasi, menurutnya, tak perlu dipersoalkan.

"Nah kalau soal rangkap jabatan, sepanjang tidak melanggar kode etik masing-masing organisasi menurut saya tidak masalah," ujarnya.

Senada dikatakan anggota Komisi IX Fraksi NasDem Nurhadi. Dia menilai tidak perlu anggapan 'kadrun' tidak ditanggapi serius.

"Tidak perlu ditanggapi dengan serius. Kalau ada yang tidak suka, itu hal yang wajar, tidak mungkin semua seirama," ujarnya.

Begitu juga dengan rangkap jabatan Ketua IDI. Dia menilai seharusnya tidak ada masalah jika sesuai dengan aturan organisasi.

"Soal rangkap jabatan antara ketum IDI dan ketua kesehatan di MUI saya kira tidak masalah sepanjang dikerjakan dengan profesional dan itu memang bidang beliau," tuturnya.

IDI Buka Suara soal Rangkap Jabatan

Diketahui, Ketua Umum IDI periode 2022-2025 Adib Khumaidi disorot karena merangkap jabatan sebagai Pelaksana Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (LK MUI) hingga dikait-kaitkan dengan 'cebong-kadrun' di media sosial.

"Bahwa benar beliau menjabat salah satu lembaga di bawah MUI sebelum dikukuhkan sebagai Ketua Umum PB IDI di Muktamar Banda Aceh. Dan hal ini tidak bertentangan dengan aturan organisasi IDI, termasuk tidak memiliki korelasi maupun konflik internal di kedua organisasi tersebut," kata juru bicara PB IDI untuk sosialisasi hasil Muktamar IDI ke-31 Beni Satria saat dihubungi, Jumat (1/4/2022).

Beni menuturkan jabatan Dokter Adib di LK MUI disebut masih dalam ranah keahliannya. Dia mengatakan Dokter Adib menjabat di LK MUI terkait profesi kesehatan.

"Jabatan di kepengurusan MUI yang diamanahkan ke beliau juga masih terkait profesi, yaitu kesehatan," ujarnya.

(eva/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT