Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pria di Bekasi, Sempat Cekcok Gegara Obat

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Jumat, 01 Apr 2022 19:52 WIB
Polisi mengungkap pembunuhan yang mayatnya dibuang ke Kali Ulu, Bekasi
Polisi mengungkap pembunuhan yang mayatnya dibuang ke Kali Ulu, Bekasi. (Fakhri Fadllurohman/detikcom)
Bekasi -

Polisi mengungkap motif pembunuhan pria berinisial K (20) yang tewas di tangan temannya, pria berinisial VM (23), lalu dibuang ke Kali Ulu, Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Sebelum pembunuhan terjadi, korban dan pelaku sempat cekcok gegara obat.

Pembunuhan itu terjadi pada Minggu (27/3) sekitar pukul 01.30 WIB di gudang milik tersangka. Hingga kemudian, tersangka melihat korban mencampurkan obat ke dalam botol minuman di dalam kulkas.

"Karena sakit hati dengan tingkah laku korban, terjadi perselisihan antara VM dan K. Tersangka kemudian menegur korban dan malah korban mendorongnya hingga kemudian terjadi pembunuhan tersebut," ujar Kapolres Metro Bekasi Kombes Gidion Arif ketika jumpa pers pada Jumat (1/4/2022).

Saat ditanya obat apa yang dimaksud, Gidion mengatakan tersangka tidak mengetahuinya. Namun, tersangka ini curiga kepada korban karena mencampur obat dengan minuman penambah stamina.

"Menurut keterangannya yang nyampur obatnya itu kan korban, nah si tersangka nggak tahu obatnya apa. Cuma curiga itu obat yang dicampur ke minuman, kita kan lagi lakukan (cek) laboratorium hasilnya apa, belum keluar," lanjutnya.

VM kemudian secara spontan membanting korban hingga tidak sadarkan diri. VM merasa panik karena denyut nadi korban hilang.

Malam itu, VM membungkus korban dengan terpal dan memberinya pemberat dengan diikat genting. Jenazah korban ditemukan pada Selasa (29/3) di Kali Ulu, Karangbahagia, 3 kilometer dari lokasi awal tersangka membuang jasad korban.

Pelaku-Korban Saling Kenal di Facebook


Gidion mengatakan pelaku dan korban baru satu minggu saling kenal melalui Facebook. Mereka akhirnya bertemu di gudang milik pelaku di Kampung Kepuh, Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (27/3) untuk membicarakan bisnis.

"Mereka kenal lewat Facebook seminggu yang lalu kurang lebih, malam itu memang konteks pembicaraannya ya memang akan ada oret-oretan (pegadaian) mobil," ujarnya.

Sebelumnya, mayat pria berinisial K (20)yang terbungkus terpal di Kali Ulu, Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, ternyata korban pembunuhan. Pelaku pembunuhan, pria berinisial VM (23), ditangkap polisi.

(mea/mea)