Kemnaker Pastikan Atlet Profesional Dapat Jaminan Sosial

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Selasa, 29 Mar 2022 17:22 WIB
Kemnaker Pastikan Atlet Dapat Jaminan Sosial
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan memastikan seluruh pengurus dan pemain sepak bola yang tergabung dalam Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 memiliki jaminan sosial yang meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua. Jaminan sosial tersebut juga akan berlaku bagi atlet profesional lainnya, seperti atlet basket dan bola voli.

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Dirjen Binwasnaker & K3) Haiyani Rumondang berharap jaminan sosial tersebut dapat mendukung para atlet dalam mencatatkan prestasi, sekaligus menjamin kesejahteraan atlet di masa tua.

"Jangan ada lagi mantan atlet nasional yang hidupnya susah di masa tua. Kontribusi mereka mengharumkan nama bangsa harus kita apresiasi," kata Haiyani dalam keterangan tertulis, Selasa (29/3/2022). Hal ini diungkapkan dalam acara Sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pesepak Bola dan Atlet Profesional di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Dita Indah Sari menjelaskan pentingnya jaminan sosial sebagai bantalan sosial bagi pesepak bola dan atlet profesional. Utamanya saat mengalami cedera dan memasuki hari tua.

"Cedera dan hari tua itu kabar buruk bagi atlet profesional. Kemnaker bersama dengan BP Jamsostek memastikan bantalannya. Ini rangkaian kegiatan yang sudah kami mulai sejak setahun lalu," kata Dita.

Menurutnya, pemberian jaminan sosial tersebut sejalan dengan UU Sistem Keolahragaan Nasional yang sudah ditetapkan oleh pemerintah bersama dengan DPR. Adapun dalam hal ini, pengurus, pesepak bola, dan atlet profesional adalah penerima upah. Dengan demikian, ada pemberi upah.

Dita menjelaskan perjanjian kerja bersama ini diinisiasi ke arah profesional. Lebih jauh lagi, UU Sistem Keolahragaan Nasional juga mengatur kontribusi suporter terhadap klub yang didukungnya.

"Suporter menjadi bagian dari klub. Mereka bisa memiliki saham atau lini bisnis yang dirilis klub. Ini artinya kita sedang menuju olahraga modern. Karena itulah kami melakukan sosialisasi kepada pengurus dan atlet profesional di Sumatera Utara," paparnya.

Lihat juga video 'Kisah Pedagang Asongan Difabel, Berkilau di Lintasan Renang':

[Gambas:Video 20detik]



Bersambung ke halaman selanjutnya. Langsung klik