ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Wagub DKI: Kita Akan Evaluasi Semua Sumur Resapan yang Tergenang

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Sabtu, 26 Mar 2022 18:08 WIB
Sumur resapan tergenang di Jl Karang Tengah, Lebak Bulus, Cilandak, Jaksel, 18 Maret 2022, sore. (Mulia Budi/detikcom)
Sumur resapan tergenang di Jl Karang Tengah, Lebak Bulus, Cilandak, Jaksel, 18 Maret 2022, sore. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Pekan lalu, genangan sempat muncul di ruas Jl Karang Tengah Raya meski ada deretan sumur resapan di lokasi. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bakal mengupayakan yang terbaik untuk mengatasi masalah genangan di lokasi.

"Terkait dengan sumur resapan, tentu kita mengupayakan yang terbaik," kata Riza kepada wartawan di JIExpo Kemayoran, Sabtu (26/3/2022).

Riza menekankan Pemprov DKI akan mempelajari kondisi sumur resapan yang ada. Hal ini sebagai bentuk evaluasi dari pihak Pemprov.

"Jadi kita akan evaluasi semua terkait sumur resapan itu. Kita upayakan yang terbaik," ujarnya.

Menurutnya, sumur resapan bukanlah satu-satunya cara untuk mengatasi banjir. Ada cara lain yang bisa dilakukan guna mengurangi banjir di Ibu Kota.

Dia memberi contoh, beberapa di antaranya seperti pembuatan waduk hingga pengerukan. Pemprov DKI pun bakal mempelajarinya lebih lanjut.

"Kan program untuk mengatasi banjir itu banyak ya, tidak hanya sumur saja. Ada pembuatan waduk, pompa air, pengerukan, dan sebagainya. Jadi begitu, cukup ya," pungkasnya.

Genangan di sumur resapan Jl Karang Tengah Raya, Jaksel, 17 Maret 2022. (Fuad Fariz/detikcom)Genangan di sumur resapan Jl Karang Tengah Raya, Jaksel, 17 Maret 2022. (Fuad Fariz/detikcom)

Diberitakan sebelumnya, Jl Karang Tengah dekat Vila Delima, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mempunyai sumur resapan tapi sempat tergenang pada pekan lalu. Kontraktor yang menangani sumur resapan di lokasi kini mendapatkan kesimpulan genangan pekan lalu itu bukan gara-gara sumur resapan gagal berfungsi.

"Kalau infonya sih, selokan (got) di dekat Vila Delima itu mampet," kata Site Manager PT Jaya Beton, Jody Pradikta, kepada detikcom, Selasa (22/3).

Sementara itu, Lurah Lebak Bulus menjelaskan perihal banjir yang masih menggenangi sumur resapan ruas Jl Karang Tengah Raya. Sumur resapan itu disebutnya tak maksimal lantaran jenis tanah di lokasi adalah tanah rawa yang sulit menyerap air.

"Betul sekali bahwa sumur resapan sudah dibuat, tetapi belum maksimal," kata Lurah Lebak Bulus Jaenudin kepada detikcom, Kamis (24/3).

Jaenudin mengungkapkan penyebab got terendam banjir meski sumur resapan telah dibuat. Salah satu penyebabnya adalah saluran air yang tidak mengalir.

"Air tidak bisa mengalir karena lokasi ini dulu bekas rawa," ucapnya.

Genangan di sumur resapan Jl Karang Tengah Raya, Jaksel, 17 Maret 2022. (Fuad Fariz/detikcom)Genangan di sumur resapan Jl Karang Tengah Raya, Jaksel, 17 Maret 2022. (Fuad Fariz/detikcom)

Selain itu, posisi ruas jalan ini rendah. Kondisi ini menyebabkan air tidak bisa ke mana-mana kecuali menggenang saja. Saluran air tidak bisa mengalirkan air kecuali dibantu pompa yang menyedotnya. "Mengingat lokasi ini cekungan rendah," kata Jaenudin.

Dia juga menyebut sebab lain, "Sekarang ada kontraktor bangun fondasi, maka saluran untuk air lewat tidak bisa, maka jadi genangan." Lurah mengusulkan pembangunan sodetan ke arah timur untuk mengatasi genangan di ruas jalan dekat Vila Delima ini.

Pantauan terakhir setelah sejam hujan pada Sabtu (26/3/2022) tadi siang, kawasan ruas Jl Karang Tengah ini tidak lagi tergenang. Terlihat air di got masih cukup tinggi meski tak sampai meluap ke jalanan.

Deretan sumur resapan di Jl Karang Tengah, Jakarta Selatan, 26 Maret 2022. (Wildan Noviansah/detikcom)Deretan sumur resapan di Jl Karang Tengah, Jakarta Selatan, 26 Maret 2022. (Wildan Noviansah/detikcom)

Lihat juga Video: Hujan Deras Guyur Jakarta, Sumur Resapan Malah Terendam Banjir

[Gambas:Video 20detik]



(azl/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT