Nyanyian Ketua JoMan Dicopot dari Komisaris Usai Jadi Saksi Munarman

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Mar 2022 08:29 WIB
Jakarta -

'Merdu nyanyian' Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer setelah dicopot dari jabatan komisaris anak perusahaan BUMN terdengar. Lirik nyanyian pria yang kerap disapa Noel itu tak lain tak bukan seputar pencopotannya dari jabatan Komisaris PT Mega Eltra (anak perusahaan PT Pupuk Indonesia).

Noel dicopot dari jabatan komisaris anak perusahaan PT Pupuk Indonesia itu tepat 1 bulan setelah menjadi saksi meringankan terdakwa kasus dugaan terorisme Munarman. Noel memberikan kesaksiannya tentang sosok Munarman dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 23 Februari 202.

Meski berstatus sebagai orang yang ikut 'berdarah-darah' mengantarkan Jokowi menjadi Presiden RI, Noel mengaku tak haus akan jabatan. Pria kelahiran Riau itu menyatakan tak mau mengemis hanya untuk sebuah jabatan.

"Saya tidak mau menggadaikan integritas saya atau bernegosiasi dengan jabatan saya. Saya tidak mau. Jadi saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah mau merusak integritas saya hanya karena sebuah jabatan," kata Noel dalam konferensi pers di kantor PT Mega Eltra, Jakarta, Kamis (24/3/2022).

"Saya bilang saya tidak haus jabatan. Jadi jangan kira, karena jabatan saya, saya harus ngemis-ngemis dan lobi-lobi sana-sini untuk tidak dicopot, tidak mungkin. Saya tidak akan melakukan hal itu," imbuhnya.

Pencopotan Bermotif Politik

Noel melihat pencopotannya dari jabatan komisaris anak BUMN bermotif politik. Noel menduga pelengserannya berkaitan dengan kritik terhadap sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju.

Noel tak ragu mengakui pernah mengkritik sejumlah menteri di kabinet Jokowi. Kritik tersebut diyakini Noel membuat menteri dimaksud menaruh benci dan dendam.

"Karena saya lihat bahwa pemberhentian saya sangat bermotif politik sekali. Karena saya melihatnya ada di lingkaran Presiden yang memiliki dendam dan benci terhadap diri saya," ucap Noel.

Pertanyaannya, menteri apa yang dia kritik? Tapi Noel tak mengumbarnya. Yang jelas Noel tahu identitas mereka.

"Saya tahu semua di lapangan siapa, aktornya siapa, saya tahu semua," katanya.

Noel pun semakin yakin bahwa pencopotannya bermotif politik setelah mendapat penjelasan dari Kementerian BUMN.

Simak di halaman berikutnya.