ADVERTISEMENT

Cegah Tawuran, Polisi Datangi Rumah Pentolan Gangster di Tangerang

Khairul Ma'arif - detikNews
Selasa, 22 Mar 2022 21:27 WIB
Polisi juga berkomunikasi dengan orang tua dari pentolan gangster di Neglasari, Tangerang
Polisi juga berkomunikasi dengan orang tua dari pentolan gangster di Neglasari, Tangerang. (Dok. Polsek Neglasari)
Tangerang -

Polisi melakukan upaya pencegahan aksi tawuran remaja di wilayah Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Salah satunya dilakukan dengan mendatangi kediaman dari para pentolan kelompok gangster.

Polsek Neglasari sendiri telah memetakan kelompok gangster yang kerap melakukan tawuran di Kelurahan Karanganyar dan Karangsari, Kecamatan Neglasari. Ada tiga kelompok gangster yang telah dipetakan, yakni kelompok 'Lorong 10', 'Kalong', dan 'Lio Baru'.

Upaya preventif ini dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas di kelurahan setempat. Selain menemui pentolan kelompok, polisi juga menemui orang tua anak-anak tersebut.

"Kami jemput bola dengan datang ke rumah-rumah memberikan imbauan agar sama-sama menjaga dan mengingatkan remaja-remaja yang kita sayangi itu agar tidak melakukan tawuran ataupun kenakalan lain yang bisa mengarah ke tindak pidana," kata Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (22/3/2022).

Menurutnya, di era modern seperti sekarang, institusi Polri di tingkat polsek harus benar-benar hadir dan berada di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan sedini mungkin. Polisi dituntut proaktif melakukan pencegahan tawuran dan geng motor kriminal.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin sendiri telah memerintahkan jajarannya untuk mendata kelompok gangster di wilayah masing-masing. Polisi wajib mendatakan nama kelompok, pimpinannya, jumlah anggota, media sosial, tempat kumpul, dan pola perilaku kelompok tersebut.

"Untuk itu personel polsek dibagi untuk mendatangi keluarganya mengajak dan menghimbau agar anak-anaknya tidak menjadi pelaku atau korban tawuran antar-remaja," ujar Putra.

"Kami melakukan intervensi untuk memperkecil ruang untuk tidak melakukan kejahatan yang mengganggu rasa aman masyarakat. Kami tidak menunggu terjadi tapi kami mencegah agar tidak terjadi korban. Masa depan mereka masih panjang," lanjut Putra.

Menurutnya, Polsek Neglasari sebagai garda terdepan yang mengutamakan pencegahan atau crime prevention dari pada penegakan hukum. Putra mengungkapkan penegakan hukum merupakan pilihan terakhir karena keberhasilan polsek bukan menangkap pelaku tawuran tapi berhasil untuk mencegah tawuran tidak terjadi.

"Pola pikir kami sebagai anggota Polri telah berubah, tidak mengedepankan penegakan hukum namun pencegahan kejahatan," pungkasnya.

Lihat juga Video: Polisi Bubarkan Tawuran di Makassar, Satu Sandera Dilepas

[Gambas:Video 20detik]




(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT