Menkominfo: Saya Menggebu-Gebu Selesaikan RUU PDP

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 22 Mar 2022 17:04 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia terus mengalami perkembangan pesat. Hal ini tercermin pada gross merchandise value di 2021 yang tumbuh sebesar US$ 70 miliar.
Foto: Menkominfo (Dok. Kominfo).
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS Sukamta menyinggung kelanjutan RUU Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) di depan Menkominfo Johnny G Plate dalam rapat kerja. Sukamta berharap pemerintah segera memberikan lampu hijau terkait pembahasan RUU itu.

"RUU PDP, Pak Menteri, ini kita semua sudah pahamlah ya Panja ini di Komisi I tapi Panja jalan atau tidak tergantung greenlightnya Pak Menteri aja nih. Jadi kalau memang semangatnya segera selesai mungkin tim yang dikirim dikasih lampu hijau supaya segara selesai begitu, Pak. Kalau Bapak lepas kepalanya tapi ekornya digendoli ya nggak selesai gitu lho," kata Sukamta dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/3/2022).

Johnny lantas menjawab kalau pemerintah mendukung penuh kelanjutan RUU PDP. Dia menunggu undangan Komisi I DPR untuk membahas RUU PDP.

"Kalau yang ini dari saya sekali lagi ya ini ngomong secara terus terang kita memberikan dukungan ini diselesaikan. Sekali lagi secara teknis saya tunggu kapan undangannya Panja untuk kita lakukan. Kalau di situ memang dimungkinkan," katanya.

Johnny menegaskan pihaknya menginginkan agar RUU PDP segera diselesaikan. Dia berharap panja RUU PDP dapat segera mengatur jadwal pembahasannya.

"Saat ini saya tentu berharap Pak Sukamta, semangat saya menggebu-gebu untuk menyelesaikan RUU PDP menjadi UU PDP kalau bisa kemarin sudah selesai. Kalau bisa kemarin. Kalau hari ini pun dengan senang hati saya apalagi besok," ucapnya.

"Tetapi saya terikat dengan aturan peraturan perundang-undangan saat ini ada di Komisi I di Panja karena kita sudah membentuk Panja tentu kami menunggu kapan jadwal kapan Panja untuk kita lanjutkan rapatnya. Itu saja barangkali yang dapat saya sampaikan. Untuk kedaulatan rakyat Indonesia tidak lebih dari itu dan untuk kepentingan rakyat Indonesia," lanjut Johnny.

(eva/gbr)