Suami Nikah Siri, Istri di Bengkulu Lapor Polisi

Hery supandi - detikNews
Minggu, 20 Mar 2022 18:26 WIB
Hands of wife, husband signing decree of divorce, dissolution, canceling marriage, legal separation documents, filing divorce papers or premarital agreement prepared by lawyer. Wedding ring.
Ilustrasi nikah siri (Istock).
Bengkulu -

Neti Mardiani (48) melaporkan suaminya berinisial AR (49) ke Mapolres Bengkulu. AR diketahui menikah siri tanpa seijin dari Neti.

Neti mengatakan suaminya adalah Guru Agama di salah satu SMP negeri di Kabupaten Bengkulu Tengah, dan lolos tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Awalnya, Anak ketiga Neti mendapat informasi pada Agustus 2021 dari tukang lotek. Informan itu menyebut suami Neti megantar perempuan hamil.

"Anak ketiga saya RH sempat ditanya dengan pedagang lotek, jika ibunya hamil lagi, anak saya bingung. Mendapati informasi itu, RH, mencari tahu perempuan yang sedang mengandung pergi bersama bapaknya tersebut," Neti, Minggu (20/03/2022).

"Alhasil, RH mengetahui jika perempuan itu adalah istri dari ayahnya, yang tidak diketahui oleh ibunya. Namun, kejadian itu belum disampaikan RH, kepada saya. RH baru menceritakan perbuatan ayahnya, setelah 3 bulan kemudian. Tepatnya, pada November 2021," kata Neti.

Neti menceritakan, istri sirih suaminya tersebut, sudah melahirkan seorang anak, pada Selasa 24 Agustus 2021 lalu. Istri sirinya melahirkan di salah satu klinik persalinan di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

Neti menjelaskan, suaminya diduga memalsukan identitas agar istri muda-nya bisa bersalin menggunakan BPJS miliknya.

"Kartu BPJS saya diduga digunakan suami saya untuk istri mudanya melahirkan. Saya sudah cek, jika kartu itu diduga digunakan dia (suami Neti) tanpa sepengetahuan saya," jelas Neti.

Neti melaporkan suamianya ke Mapolres Bengkulu, pada Selasa 25 Januari 2022, atas dugaan menikah lagi tanpa persetujuan istri pertama, dengan laporan polisi Nomor LP/B/142/1/2022/SPKT/POLRES BENGKULU/POLDA BENGKULU.

"Saya berpikir dia (Suami Neti) mau berubah. Tapi, setelah dua bulan tingkah suami saya tidak juga berubah, makanya saya laporkan ke Polres Bengkulu," tutup Neti.

(aik/aik)