ADVERTISEMENT

Ulah Imigran Timur Tengah di Puncak Bikin Bupati Bogor Jengah

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Mar 2022 21:48 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin
Foto: Bupati Bogor, Ade Yasin (Rizky Adha/detikcom)
Bogor -

Keberadaan imigran Timur Tengah di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, membuat Bupati Bogor, Ade Yasin, jengah. Ade Yasin mengatakan jumlah imigran Timur Tengah di Puncak saat ini mencapai 1.690-an jiwa dan mengganggu kegiatan pariwisata.

"Karena semakin hari semakin banyak, malah sekarang angkanya mencapai 1.690-an. Ini sangat mengganggu pariwisata kami dan wisatawan yang akan datang ke Puncak," kata Ade Yasin melalui keterangannya, Kamis (18/3/2022).

Hal itu diungkapkan Ade Yasin saat menghadiri Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2021, sekaligus diskusi publik peran Ombudsman RI dalam penyelenggaraan pengawasan publik. Ade meminta dukungan semua pihak untuk mencari solusi mengatasi imigran di Puncak.

Ade mengistilahkan para imigran dengan sebutan 'pengungsi'. Ade mengungkapkan pengungsi tersebut ditempatkan di Puncak dan tanpa ada pekerjaan. Mereka disebut meresahkan masyarakat sekitar.

"Ketika para pengungsi ini ditempatkan The United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Puncak, mereka ditempatkan di sana tanpa pekerjaan, tanpa lahan yang bisa digarap. Akhirnya menjadi pengangguran. Ada juga yang akhirnya meresahkan masyarakat sekitar," ungkapnya.

"Mungkin dengan dibantu oleh Ombudsman RI, barangkali Kementerian yang berwenang akan lebih terbuka. Usulan kami, kita pindahkan ke lokasi yang memang di situ ditampung dan juga diberi lahan untuk bercocok tanam," bebernya.

Ade menyebut penertiban imigran tak bisa dilakukan hanya dengan Satpol PP Kabupaten Bogor dan polisi setempat. Penertiban memerlukan koordinasi matang dengan pihak imigrasi.

Ade mengaku tak tahu bagaimana bisa para pengungsi tersebut sampai ke Indonesia, namun yang dia tahu adalah jumlah para imigran terus bertambah. Keinginan Ade memindahkan para imigran tersebut karena kawasan Puncak sudah terlalu padat dan kerap terjadi kemacetan lalu lintas.

"Kalau bisa sih, Kabupaten Bogor penginnya (imigran) dipindahkan dari situ," tuturnya.

Ade turut meminta Kemenkumham mengecek imigran di Puncak untuk melihat legalitasnya. Dia berharap imigran di sana tidak terus bertambah.

Bupati Bogor, Ade YasinBupati Bogor, Ade Yasin. (Wilda/detikcom)

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan Viral: Warkop Goes To New York

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT