ADVERTISEMENT

Polisi Sebut Napinya Terlibat Bisnis Sabu, Ini Respons Kalapas Cibinong

Rizky Adha Mahendra, Dwi Rahmawati - detikNews
Jumat, 18 Mar 2022 11:33 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Ilustrasi sabu (Mindra Purnomo/detikcom)
Cibinong -

Polsek Bojongsari mengatakan pengedar sabu YD (22) yang ditangkap di Depok diduga mendapatkan narkoba dari narapidana di Lapas Cibinong. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II-A Cibinong atau Lapas Pondok Rajeg, Usman Mandi, angkat suara.

Usman mengatakan belum menerima konfirmasi dari pihak kepolisian soal napinya terlibat bisnis narkoba jenis sabu di Depok. Namun pihaknya siap berkoordinasi guna memerangi peredaran gelap narkotika.

"Saat ini belum menerima konfirmasi maupun koordinasi dari kepolisian. Meski demikian, terbuka dengan seluruh pihak dan aparat penegak hukum (APH) dalam memerangi peredaran gelap narkotika," kata Usman melalui keterangan tertulis, Jumat (18/3/2022).

Pihaknya mengutuk keras peredaran narkoba, khususnya peredaran di dalam lapas dan rutan.

"Sebagai salah satu bagian dari penegak hukum di Indonesia, kami sangat mengutuk keras peredaran narkoba, khususnya di dalam lapas dan rumah tahanan negara," tuturnya.

Usman juga mengatakan akan menindak warga binaan penjara (WBP) yang terlibat dalam peredaran maupun penggunaan narkoba. Hal itu sebagai bentuk komitmennya dalam memerangi narkoba.

"Kami menekankan apabila terdapat WBP maupun petugas yang terbukti terlibat dalam peredaran maupun penggunaan narkotika, akan ditindak tegas dan diberi sanksi yang sesuai," terangnya.

Razia Rutin di Lapas

Lebih lanjut Usman mengatakan pihaknya rutin melakukan razia di blok hunian warga binaan. Razia dilakukan secara mendadak dan rahasia.

"Sidak kami lakukan di blok hunian khusus narkoba. Kegiatan ini kami pastikan secara rutin, meskipun mendadak dan rahasia, petugas tetap mengedepankan sopan santun dan manusiawi terhadap warga binaan," kata Usman.

Sementara itu, Kepala KPLP Nur Hamdan mengatakan pihaknya juga terbuka untuk selalu berkoordinasi dengan POLRI dan BNN dalam pemberantasan narkoba. Hal ini dilakukan demi menekan penyebaran narkoba di lingkungan rutan.

"Kami siap bersinergi dengan Polri dan BNN dalam upaya bersama terhadap pemberantasan narkoba, khususnya di lingkungan Lapas Cibinong. Sesuai dengan 3 Kunci Pemasyarakatan Maju yang selalu digaungkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," ujar Hamdan.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Sektor Bojongsari menangkap dua pengedar narkoba jenis sabu di Sawangan, Depok, Jawa Barat (Jabar). Polisi menyebut keduanya mengaku mendapat pasokan narkoba dari penghuni lapas di Gunung Sindur dan Pondok Rajeg.

(aud/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT