Respons Kalapas Khusus Gunung Sindur soal Dugaan Napi Kendalikan Pengedar Sabu

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 18 Mar 2022 09:13 WIB
Lapas Gunung Sindur berlokasi di RT 03/06, Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lapas yang mulai beroperasi pada tahun 2013 itu memiliki luas 2,4 hektare.
Gedung Lapas Gunung Sindur (Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto)
Jakarta -

Polsek Bojongsari mengatakan pengedar sabu YD (22) yang ditangkap di Depok diduga mendapatkan narkoba dari narapidana di Lapas Gunung Sindur. Pihak Lapas pun buka suara.

"Terkait dengan pemberitaan dugaan keterlibatan narapidana Lapas Gunung Sindur dalam tertangkapnya seseorang (inisial YD) pada 16/2/2022 dalam peredaran sabu-sabu di wilayah Polsek Bojongsari, dapat kami sampaikan sebagai berikut. Sampai saat ini belum ada konfirmasi atau koordinasi dari pihak Kepolisian Polsek Bojongsari terkait itu," kata Kepala Lapas Khusus Gunung Sindur Mujiarto dalam keterangan tertulisanya, Jumat (18/3/2022).

Mujiarto mengatakan pihaknya terbuka untuk bekerja sama dalam pemberantasan narkoba. Lapas Gunung Sindur juga disebut siap untuk berkoordinasi.

"Kami siap dan sangat terbuka untuk bekerjasama dan berkoordinasi dengan penegak hukum dalam semua upaya dan langkah memberantas narkoba, terutama di lingkungan lapas khusus Gunung Sindur, di Gunung Sindur terdapat 2 lapas, yaitu Lapas Narkotika Gunung Sindur dan Lapas Khusus Gunung Sindur," sebutnya.

"Komitmen kami tetap sama dengan pimpinan yaitu perang terhadap narkoba dan siapapun yang terbukti terlibat, baik warga binaan maupun petugas sanksinya jelas dan tegas," katanya.

Kepolisian Sektor Bojongsari sebelumnya menangkap 2 pengedar narkoba jenis sabu di Sawangan, Depok, Jawa Barat (Jabar). Polisi menyebut keduanya mengaku mendapat pasokan narkoba dari penghuni lapas di Gunung Sindur dan Pondok Rajeg.

Kapolsek Bojongsari Kompol M Syahroni mengatakan awalnya mendapat laporan dari masyarakat Sawangan soal transaksi jual-beli narkoba. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap YD (22) pada Rabu (16/2) di Rancabungur, Bogor.

Berdasarkan pengakuan YD, ia merupakan kurir dari seorang yang berada di Lapas Gunung Sindur. Adapun barang bukti yang disita adalah 6 bungkus plastik bening berisi kristal, 1 unit handphone hingga 2 bekas bungkus rokok bermerek.

"Tersangka mengakui perbuatannya menjadi perantara atau kurir dari saudara (seseorang) yang berada di Lapas Gunung Sindur sebanyak 10 paket, dengan cara ditaruh/ditempel kepada orang yang tidak diketahui," kata Syahroni dalam keterangannya, Kamis (17/3).

Lihat juga video 'Momen 34 Napi Terorisme Lapas Gunung Sindur Ikrar Setia NKRI':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/dhn)