Mensos Risma Bantu Pengobatan Anak Penyandang Disabilitas di Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Kamis, 17 Mar 2022 21:38 WIB
Risma bantu pengobatan anak disabilitas di Jambi
Risma bantu pengobatan anak disabilitas di Jambi (Dok. Istimewa)
Jambi -

Menteri Sosial Tri Rismaharani mengunjungi rumah salah seorang anak penyandang disabilitas lumpuh layu dan lemah otak di Jambi. Kunjungan Risma itu sekaligus memberikan bantuan pengobatan.

"Kami akan membantu mendatangkan terapis ya, tujuannya ini untuk membantu adik Suci bisa kembali berfungsi motoriknya agar membaik ya," kata Risma saat melihat kondisi anak itu, Kamis (17/3/2022).

Anak tersebut bernama Suci Herlianti. Gadis 16 tahun warga Perumahan Aur Duri, Telanaipura, Kota Jambi, itu sejak lahir hingga sekarang hanya bisa terbaring di kasurnya.

Penyakit Suci juga makin parah dalam 3 tahun terakhir. Gerakan tubuh Suci lumpuh total.

"Nanti kita dari Kemensos juga akan mendatangkan terapis profesional ya untuk Suci. Terapis ini juga bisa datang lebih sering kemari, kalau untuk masalah biaya nya tidak perlu dikhawatirkan, semua akan ditanggung APBN, kok," ujar Risma

Dalam kunjungannya itu, Risma juga menyalurkan langsung tabung oksigen, untuk membantu pernapasan. Risma juga akan memberikan kursi roda three in one jika nanti kondisi tubuh Suci sudah membaik.

Selama ini, Suci tidak dapat menjalani terapis lantaran kartu Bantuan Penerima Jaminan Kesehatan (BPJS) telah nonaktif.

Kondisi keluarga Suci kini juga makin memprihatinkan, setelah ibunya bernama Amalia (48) kini juga sedang terbaring lemah akibat luka bakar di tubuhnya. Bahkan keluarga ini juga diketahui tidak mendapatkan penghasilan lebih untuk dapat membiayai kesehatan mereka.

"Ternyata anak dan ibunya ini menumpang di rumah adiknya, nanti kalau gitu Kemensos melalui Sentra Alyatama Jambi akan mengakseskan ke Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan menutup layanan BPJS-nya ya. Kemensos juga akan mengakseskan penerima manfaat pada bantuan ATENSI dan dukungan kesehatan juga buat perkuat kemandirian ekonominya supaya bisa lebih produktif ketika sudah sehat," ujar Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya 2 periode itu juga berpesan kepada masyarakat agar tidak malu untuk menyampaikan jika ada anaknya penyandang disabilitas. Menurut Risma jika disabilitas itu bukanlah aib bagi keluarga.

"Jadi jangan disembunyikan. Pemerintah daerah bisa melakukan pencatatan nanti diajukan sebagai penerima bantuan baik PKH maupun BPNT," ujar Risma.

(lir/lir)