ADVERTISEMENT

Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur Meledak, Polisi Bakal Proses Pemodal

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 15 Mar 2022 10:24 WIB
Foto udara kobaran api dari sumur minyak ilegal di kawasan pemukiman penduduk Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Sabtu (12/3/2022). Kebakaran di salah satu sumur minyak ilegal pada Jumat (11/3/2022) sekitar pukul 23.30 WIB tersebut mengakibatkan tiga warga mengalami luka bakar serius. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS
Banda Aceh -

Sumur minyak tradisional di Aceh Timur, Aceh, meledak dan menyebabkan satu orang meninggal serta dua lainnya terluka. Polisi bakal memproses pelaku penambangan minyak ilegal tersebut.

"Intinya, dari kami tidak akan main-main dengan pelaku illegal drilling, semua akan kita tindak tegas," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat kepada wartawan, Selasa (15/3/2022).

Mahmun dan pejabat Forkopimda Aceh Timur telah meninjau ke lokasi ledakan. Menurutnya, polisi masih menyelidiki pemilik lahan serta penyandang dana pengeboran minyak tersebut.

"Satreskrim sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi juga penyelidikan terhadap pemilik lahan dan penyandang dana," jelas Mahmun.

Selain itu, tim teknisi, kimia, radioaktif (KBR) Gegana Satbrimob Polda Aceh juga telah dikerahkan ke lokasi pada Minggu (13/03). Mereka mengambil sampel, air, minyak, dan gas yang berada di seputaran sumur minyak yang terbakar.

Mahmun menjelaskan pengambilan sampel itu bertujuan untuk mengecek ada-tidaknya pencemaran lingkungan akibat ledakan sumur minyak tersebut.

"Hasil pengecekan dari Gegana Satbrimob Polda Aceh menyebutkan bahwa kawasan tersebut masuk dalam kategori berbahaya. Untuk itu, masyarakat dan warga sekitar diimbau menggunakan masker serta tidak menyalakan api atau merokok," ujar Mahmun.

"Hal ini sudah ditindaklanjuti oleh Muspika Kecamatan Ranto Peureulak dengan memasang spanduk imbauan di seputar lokasi kejadian," lanjutnya.

Sebelumnya, sumur minyak tradisional milik Yusri di Desa Mata Ie, Kecamatan Rantau Peureulak, Aceh Timur, terbakar.

"Penyebab ledakan diduga volume semburan gas bercampur minyak yang sangat tinggi. Minyak tidak tertampung dan melimpah ke tanah," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy kepada wartawan, Sabtu (12/3).

Winardy mengatakan para pekerja panik saat ada semburan minyak dari dalam sumur. Tak lama berselang, terdengar suara ledakan dari sumur dan mengeluarkan api setinggi 25 meter.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Jumat (11/3). Api seketika membakar lokasi. Kebakaran itu menyebabkan satu orang meninggal dan dua orang terluka.

Simak Video 'Penampakan Sumur Minyak Tradisional di Aceh Terbakar':

[Gambas:Video 20detik]



(agse/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT