Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Sumur Minyak Tradisional di Aceh

ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Sumur Minyak Tradisional di Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Sabtu, 12 Mar 2022 12:43 WIB
Foto udara kobaran api dari sumur minyak ilegal di kawasan pemukiman penduduk Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Sabtu (12/3/2022). Kebakaran di salah satu sumur minyak ilegal pada Jumat (11/3/2022) sekitar pukul 23.30 WIB tersebut mengakibatkan tiga warga mengalami luka bakar serius. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/rwa.
Kebakaran sumur minyak di Aceh (Foto: ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)
Banda Aceh -

Sumur minyak tradisional milik Yusri di Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, meledak dan terbakar. Semburan api sempat mencapai ketinggian 25 meter.

"Penyebab ledakan diduga volume semburan gas bercampur minyak yang sangat tinggi. Minyak tidak tertampung dan melimpah ke tanah," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy kepada wartawan, Sabtu (12/3/2022).

Winardy mengatakan para pekerja panik saat ada semburan minyak dari dalam sumur. Tak lama berselang, terdengar suara ledakan dari sumur dan mengeluarkan api setinggi 25 meter.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Jumat (11/3). Api seketika membakar lokasi. Tiga pekerja yang berada di sana, yakni Safrizal (35), Junaidi (34), dan Baihaqi (35), mengalami luka bakar.

Para korban dibawa ke puskesmas setempat, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Sultan Abdul Azissyah, Peureulak. Warga setempat juga menghubungi petugas pemadam kebakaran serta pihak kepolisian.

"Ada delapan pemadam dikerahkan ke lokasi. Alhamdulillah, pada pukul 02.45 WIB, api berhasil dipadamkan," ujar Winardy.

Polisi sudah memasang pembatas di lokasi kejadian dan melakukan identifikasi untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian (TKP).

(agse/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT