ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Tanggul Hek Kramat Jati Masih Rembeskan Genangan, Warga Minta Solusi

Karin Nur Secha - detikNews
Jumat, 11 Mar 2022 15:18 WIB
Tanggul di pinggir Jl Raya Bogor, dekat pertigaan Hek Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin NS/detikcom)
Tanggul di pinggir Jl Raya Bogor, dekat pertigaan Hek, Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin NS/detikcom)
Jakarta -

Meskipun sudah ada tanggul sementara, air Kali Baru di kawasan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur, masih sering 'silaturahmi' ke jalanan. Bahkan air sungai beberapa kali tumpah ke permukiman warga.

Salah satu warga, Nurhayati (34), mengatakan, dalam dua bulan terakhir, tepatnya akhir Desember 2021, warungnya kemasukan air akibat jebolnya tanggul Kali Baru. Bahkan, pada Desember, sudah kebanjiran dua kali.

"Dua bulan lalu, Desember apa ya itu dua kali tanggul jebol. Sampai sini nih, masuk," kata Nurhayati ditemui di warungnya, Jumat (11/3/2022).

Tinggi air yang masuk ke dalam kiosnya mencapai 40 cm. Selain itu, perabotan dagangannya juga banyak yang rusak akibat banjir kiriman tersebut.

"Waktu itu mah nggak hujan, cuma airnya kan datang ya dari atas itu kenceng banget tiba-tiba. Di sini mah tanggul dibikin juga kayak percuma, sering jebol. Aliran airnya kan memang kenceng, apalagi hujan," jelas Nurhayati.

Selain warung milik Nurhayati, warga sekitar, Laila (33), mengaku pada saat yang sama rumahnya sempat kemasukan air kiriman. Namun air tersebut tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 5 cm.

"Pendek tapi kalau masuk rumah saya mah. Kan nggak di dekat sini banget. Cuma tanggul situ emang sering jebol," kata Laila.

Tanggul di pinggir Jl Raya Bogor, dekat pertigaan Hek Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin NS/detikcom)Tanggul di pinggir Jl Raya Bogor, dekat pertigaan Hek, Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin NS/detikcom)

Dia menceritakan insiden genangan di jalan raya pada Kamis (10/3) kemarin. Saat itu, air yang meluap hampir menutupi akses jembatan antara jalan raya ke permukiman warga.

"Itu jembatan kemarin jalanannya hampir ketutup. Itu kalau nggak hati-hati, bisa kecebur tuh orang," ungkapnya.

Dia berharap tanggul di dekat pertigaan Hek itu segera disempurnakan. Saat ini, tanggul masih berupa bronjong diperkuat dengan kayu dan bambu. Tentu saja, dengan kondisi tersebut, air masih dapat merembes sehingga membikin genangan di jalan raya.

"Ya harapannya semoga pemerintah punya solusi atas masalah ini," kata Laila.

"Walaupun mah kayaknya nggak ada ya. Soalnya, kalau ada tanggul jebol, tuh ditambal, terus nanti paling jebol lagi kalau ada kiriman. Udah, gitu terus," tuturnya, pasrah.

Tanggul di sekitar pertigaan Hek Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)Tanggul di sekitar pertigaan Hek, Kramat Jati, Jaktim, 11 Maret 2022. (Karin Nur Secha/detikcom)

Diberitakan sebelumnya, perbaikan tanggul terus dikebut dengan memasang bronjong di setiap titik lokasi tanggul yang tengah diperbaiki oleh pihak Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.

Tanggul akan disemen

Camat Kramat Jati Rudy Syahrul mengatakan tindak lanjut perbaikan tanggul berada di kewenangan pihak Dinas SDA Jakarta. Dia menerangkan, Dinas SDA Jakarta telah menganggarkan untuk proses penyemenan di tanggul Hek pada tahun ini.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak SDA Jakarta Timur, dan untuk tindak lanjut pengerjaan sudah dianggarkan pada tahun anggaran 2022," terang Syahrul, 3 November 2021.

(ain/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT