Begal Kefoto Fotografer di Senayan Keliling Incar Pesepeda, Kenali Modusnya

Wildan Noviansah - detikNews
Kamis, 10 Mar 2022 22:36 WIB
Polisi merilis kasus begal pesepeda yang viral terjepret kamera fotografer di Senayan
Polisi merilis kasus begal pesepeda yang viral terjepret kamera fotografer di Senayan (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Dua orang begal pesepeda di flyover Senayan, Jakarta Pusat. Polisi mengungkapkan modus operandi yang dilakukan kedua pelaku.

"Mereka melakukan pemantauan berkeliling menggunakan sepeda motor, mencari orang yang melakukan olahraga pagi dengan menggunakan sepeda di daerah yang sepi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2022).

"Kemudian pesepeda itu seorang diri. Ini yang menjadi sasaran mereka, kemudian apabila sudah dapat sasaran itu mereka akan melakukan pemepetan kemudian melakukan penjambretan," imbuhnya.

Peristiwa begal yang menimpa korban perempuan AN (39), terjadi pada Rabu (2/3) sekitar pukul 05.25 WIB. Awalnya, tersangka NJ berangkat dari kos milik HS yang berlokasi di Kramat Pulo menuju Senayan Jakarta Pusat.

Tepat di tanjakan TVRI Jalan Gerbang Pemuda, Tanah Abang, para pelaku mulai yang menggunakan sepeda motor mulai melancarkan aksinya.

"Tersangka NJ berangkat dari kosan HS di Kramat Pulo menuju Senayan Jakarta Pusat dan tepatnya di tanjakan TVRI, menggunakan sepeda motor kemudian melihat calon korban yang sedang bersepeda. Kemudian mereka melihat korban ini menyimpan handphone di bagian belakang baju," kata Zulpan.

Sempat Terjepret Fotografer

Namun aksinya gagal karena diketahui dan diteriaki oleh seorang fotografer yang ada di TKP. Bahkan diketahui fotografer tersebut sempat mengambil gambar pelaku yang kemudian viral di media sosial.

"Namun tidak berhasil mengambil handphone milik korban, karena diteriaki oleh saksi seorang fotografer yang sedang ada di TKP. Kemudian ini yang sempat viral, karena ada yang menyaksikan seorang fotografer maka dia sempat mengambil gambar upaya percobaan pencurian oleh para pelaku," ujarnya.

Saat ini kedua pelaku yakni HS alias B (32) dan NJ alias N (32) sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat. Kedua pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Dari proses penangkapan pelaku, polisi juga turut mengamankan barang bukti. Dari tersangka HS diamankan satu unit sepeda motor yang digunakan ketika beraksi, satu unit ponsel, dua buah helm, dan pakaian yang dikenakan saat beraksi. Sementara itu, dari pelaku NJ diamankan pakaian yang digunakan saat melancarkan aksinya.

Atas kasus begal pesepeda ini, para pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP juncto Pasal 53 dan Pasal 486 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Zulpan mengatakan, karena NJ seorang residivis, hukuman penjara ditambah sepertiga dari hukuman maksimal.

(mea/mea)