Kasus Sales Tipu Konsumen, Dealer Resmi Honda Diperiksa Besok

ADVERTISEMENT

Kasus Sales Tipu Konsumen, Dealer Resmi Honda Diperiksa Besok

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 23:40 WIB
Logo Mobil Honda
Ilustrasi logo Honda (Dadan Kuswaraharja/detikcom)
Jakarta -

Polisi menyelidiki kasus seorang wanita, Yunita Sari, yang mengaku ditipu sales dealer resmi Honda MT Haryono, di Jakarta Selatan. Pihak dealer akan diperiksa polisi pada Kamis (10/3) besok.

"Dealer dipanggil Kamis. Kamis besok, siangan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Ridwan Soplanit saat dimintai konfirmasi, Rabu (9/3/2022).

Ridwan mengatakan polisi sebelumnya telah memeriksa pelapor, Yunita Sari. Polisi bakal memeriksa Yunita kembali pada Senin (14/3) depan.

"Terlapor Senin, Senin depan. Diperiksa pertama untuk pelaporan, pemeriksaan kedua untuk pemeriksaan tambahan," ujarnya.

Terpisah, Yunita Sari mengatakan dirinya menyerahkan penanganan kasusnya ke polisi. Yunita telah membagikan dugaan penipuan yang dialaminya di sosial media, empat hari lalu.

"Kemarin saya sudah dimintai keterangan dan saksi pertama sudah dipanggil. Sekarang saya fokus serahin semua ke polisi," kata Yunita.

Yunita telah melaporkan dugaan penipuan yang dialaminya ke polisi bulan lalu. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/337/II/2022 POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA tertanggal 12 Februari 2022.

Curhat Konsumen Ditipu Sales


Sebelumnya, Yunita Sari curhat di media sosial karena merasa ditipu oknum sales mobil di dealer Honda. Ia berniat membeli mobil tapi uangnya dibawa kabur oknum sales tersebut.

Yunita bercerita dirinya melakukan transaksi pembelian mobil Honda Brio di dealer resmi Honda di MT Haryono, Jakarta. Dia melakukan transaksi dengan oknum sales yang memakai seragam lengkap dengan ID card hingga kartu nama yang meyakinkan.

Yunita membeli unit Brio tipe E yang dijanjikan sales untuk di-upgrade menjadi tipe RS dengan penambahan body kit dan sebagainya. Diskon pun sudah disepakati. Dia percaya pada skenario yang dibuat oleh oknum sales tersebut karena transaksi dilakukan di dalam dealer resmi dan dilakukan bersama sales berseragam lengkap.

Namun, transaksi dilakukan dengan transfer ke rekening pribadi. Nahas, DP yang ditransfer ke rekening pribadi ludes digondol oknum tersebut.

Simak tanggapan pihak dealer resmi Honda MT Haryono di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT