Parah, Bedeng Pinggir Rel Kampung Bahari Jadi Lapak: Narkoba Dijual Murah!

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 14:02 WIB
Polisi gerebek narkoba di Kampung Bahari Jakarta Utara, Rbu (7/3/2022).
Polisi Gerebek Bedeng-bedeng di Kampung Bahari (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Polisi menggerebek bedeng-bedeng di pinggir rel kereta api di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi menyebutkan bedeng-bedeng tersebut dijadikan sebagai lapak transaksi narkoba.

"Jadi di sini ada menyajikan narkotika berbagai jenis dan juga ada berbagai paket," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan kepada wartawan di lokasi, Rabu (9/3/2022).

Zulpan mengatakan lapak tersebut menyediakan paket narkoba dalam beberapa jenis. Ada yang dijual per paket hingga dijual sekali pakai.

"Kalau kita lihat sudah dikemas dengan paket yang kecil, paket murah dan ada paket sekali guna," imbuhnya.

Hal ini dibuktikan dengan temuan ratusan bong (alat isap sabu) di lapak-lapak tersebut. Bong dibuat dari botol bekas air mineral.

"Peralatan penggunaan narkotika yang siap pakai juga ditemukan di sini," lanjutnya.

Zulpan mengatakan penggerebekan ini merupakan komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkoba. Sudah jadi rahasia umum, Kampung Bahari dijadikan sebagai lapak penjualan narkoba.

"Kita tidak ada komitmen dan tidak ada toleransi terkait dengan penggunaan narkotika. Karena pemerintah sudah menyatakan bahwa narkotika ini termasuk dalam kejahatan yang sangat berbahaya, sehingga dikategorikan sebagai kejahatan extraordinary crime," sambungnya.


26 Orang Ditangkap

Polisi menangkap 26 orang yang terdiri atas 18 pria dan 8 wanita dalam penggerebekan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti narkoba hingga puluhan senjata tajam dari lokasi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya menyita sejumlah narkoba dari Kampung Bahari. Selain narkoba, ada 150 bong dari botol air mineral dan barang bukti lainnya yang disita polisi dalam operasi tersebut.

"Barang bukti terkait narkotika yang kita amankan cukup banyak, di antaranya 350 gram sabu, 1.500 butir ekstasi, kemudian beberapa jenis narkoba yang lain baik itu, jenis ganja, kemudian sintetis dan sebagainya," kata Zulpan di lokasi, Rabu (9/3/2022).

Tak hanya barang bukti narkotika, 80 bilah senjata tajam, uang tunai senilai Rp 35 juta dan 22 unit kendaraan roda dua yang tidak memiliki surat-surat juga disita polisi.

Lihat juga video 'Nyamar Jadi Pembeli, Polisi di Sumut Amankan Ratusan Gram Sabu':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mea)