Diinisiasi Bupati, 26 Warga Dilatih Ciptakan Motif Batik Khas Serang

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 06 Mar 2022 17:04 WIB
26 Warga Dilatih Jadi Pembatik untuk Ciptakan Motif Batik Khas Serang
Foto: Dok. Pemkab Serang
Jakarta -

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mencanangkan pembuatan batik khas Kabupaten Serang yang akan digunakan oleh instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, puluhan warga Kabupaten Serang dilatih membuat batik di Rumah Batik Komar, Bandung, Jawa Barat.

"Kami semua ingin meningkatkan, menambah desain-desain batik yang unik dari Kabupaten Serang. Dan insyaallah ke depan, kita punya batik-batik yang bagus. Bisa membanggakan, dan mengangkat UMKM Kabupaten Serang," ujar Tatu melalui keterangan tertulis, Minggu (6/3/2022).

Tatu berharap warga yang diberi pelatihan bisa membuat batik yang dikenal di tingkat nasional. Selain itu, para pembatik difokuskan untuk bisa membuat batik bermotif khas Kabupaten Serang.

"Jadi para pembatik ini dilatih, disempurnakan keahliannya, di tempat sentra batik, Rumah Batik Komar," terang Tatu.

Ia menuturkan Pemkab Serang sudah melakukan penelitian terkait motif yang bisa diciptakan, menyesuaikan kebudayaan, seni, dan pariwisata Kabupaten Serang. Tatu mencontohkan, telah diciptakan desain batik bermotif Rawa Danau, Bendung Pamarayan, dan buah khas Kabupaten Serang.

"Ada 12 motif, kemudian menyusul 10 motif dan motif motif lain yang sudah dibuat oleh para pembatik di Kabupaten Serang," ulas Tatu.

Ia mengungkapkan Rumah Batik Komar dipilih menjadi tempat pelatihan karena pemiliknya, Komarudin Kudiya merupakan pengurus pusat Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI). Selain itu, secara jarak, Bandung dan Kabupaten Serang cukup dekat.

"Saya ingin kelanjutan sampai ke pemasaran. Misalnya, nanti ada event-event nasional, para pembatik Kabupaten Serang dibawa oleh Pak Haji Komar. Beliau malang melintang di dunia batik, dan Rumah Batik Komar ini dijadikan objek wisata batik," lanjut Tatu.

Sementara itu, Komarudin Kudiya menyatakan para perajin batik asal Kabupaten Serang akan mewarnai mozaik batik nasional. Ia meyakini nantinya batik khas Kabupaten Serang akan terkenal.

"Kami akan memberikan pelatihan, mulai dari proses hingga tekhnik produksi batik," kata Komar.

Ia pun akan membantu mendaftarkan hak cipta batik khas Kabupaten Serang. Hal ini guna melindungi kekayaan intelektual agar tak dicaplok pihak tak bertanggung jawab.

"Hak cipta nanti akan didaftarkan agar tidak terjadi pengakuan-pengakuan dari pihak lain. Untuk yang sudah ada 12 motif, ditambah 12, jadi 24 motif batik khas Kabupaten Serang. Tema yang diangkat dari sekitar Kabupaten Serang," jelas Komar.

Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat menambahkan ada 26 warga Kabupaten Serang yang mengikuti pelatihan membatik yang berasal dari enam kecamatan. Mereka mengikuti pelatihan selama 5 hari. Selain batik, ada juga warga yang diberi pelatihan membuat kerajinan dari tanah liat.

"Diharapkan pula, peserta yang sudah dilatih, menularkan kemampuan yang didapat kepada warga lainnya," ujar Adang.

(akd/ega)