Ajakan Debat Fadli Zon Dijawab Tantangan Bikin Buku oleh Sejarawan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 06 Mar 2022 07:36 WIB
Fadli Zon (Azizah/detikcom)
Foto: Fadli Zon (Azizah/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR Fadli Zon menantang Menko Polhukam Mahfud Md dan sejarawan untuk adu debat terkait Keppres mengenai peristiwa Serangan Umum (SU) 1 Maret 1949. Fadli Zon lantas ditantang balik untuk bikin buku oleh sejarawan.

Tantangan itu dilontarkan Fadli Zon karena dirinya tidak terima dibilang bukan penentu kebenaran dengan peran mantan presiden ke-2 Soeharto dalam peristiwa Serangan Umum (SU) 1 Maret 1949 oleh Mahfud Md. Di situ lah Fadli Zon menantang Mahfud dan sejarawan untuk adu data dan fakta.

"Pak @mohmahfudmd mari ajak diskusi/debat saja sejarawan di belakang Keppres itu. Kita bisa adu data dan fakta. Tapi jangan belokkan sejarah!" kata Fadli Zon lewat cuitan akun @fadlizon yang dibagikan kepada wartawan, Jumat (4/3/2022).

Lebih lanjut, Fadli Zon menjelaskan bahwa dirinya merupakan lulusan doktor bidang sejarah. Dia juga mengaku lulusan Universitas Indonesia.

"Kebetulan Doktor saya bidang sejarah dari @univ_indonesia," ucap Fadli.

Politikus Gerindra ini juga mengatakan dirinya persis meneliti berkaitan dengan persoalan Serangan Umum 1 Maret 1949 tersebut. Dia mengatakan saat itu Jenderal Sudirman enggan bertemu Sukarno dan Hatta untuk rekonsiliasi nasional Juli 1949 sebelum dibujuk Soeharto.

"Saya juga meneliti PDRI. Negara hampir pecah gara-gara konflik PDRI vs Tracee Bangka. Jenderal Sudirman pun mulanya 'enggan' bertemu Soekarno-Hatta untuk rekonsiliasi nasional Juli 1949. Baru setelah dibujuk Pak Harto akhirnya mau bertemu," ujarnya.

Ditantang Balik Buat Buku

Sejarawan tim naskah akademik Keppres tentang Serangan Umum 1 Maret 1949 tak mau berdebat dengan Fadli Zon. Dia meminta Fadli Zon membuat buku sendiri tentang serangan 1 Maret tersebut.

"Tidak (mau berdebat). Nulis buku saja sendiri menurut versi dia. Nanti saya ikut baca," ucap anggota tim naskah akademik Sri Margana saat dimintai konfirmasi, Sabtu (5/3/2022).

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan juga: Asal Usul Penomoran Kode Pos Indonesia

[Gambas:Video 20detik]