ADVERTISEMENT

Gerindra Setuju Grup WA TNI-Polri Ditertibkan: Status Anggota Melekat 24 Jam

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 02 Mar 2022 11:51 WIB
Habiburokhman Gerindra (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
Habiburokhman (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kalangan TNI-Polri, termasuk keluarganya, didisiplinkan dalam menggunakan WhatsApp grup atau WAG. Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman mewanti-wanti status para abdi negara itu melekat setiap hari.

"Ya memang harus tertib, karena status anggota TNI dan Polri itu melekat 24 jam tiap harinya," kata Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (2/3/2022).

Para anggota TNI-Polri perlu menjaga perilakunya, termasuk di media sosial (medsos). Habiburokhman mengingatkan pedoman atau janji mereka kepada satuan masing-masing.

"Segala perilaku, perbuatan, dan terutama ucapan, baik lisan maupun tertulis, termasuk juga yang di media sosial, tidak boleh menyimpang dari Tri Brata, Catur Prasetya Polri serta Sapta Marga TNI," ujar Waketum Partai Gerindra ini.

Bagi warga di lingkungan masing-masing, kata Habiburokhman, tak jarang anggota TNI-Polri menjadi teladan. Sehingga perilaku mereka perlu dijaga setiap harinya tak kenal libur.

"Masyarakat juga memandang anggota Polri dan prajurit TNI sebagai tokoh di tempatnya masing-masing, yang mereka teladani. Jadi saya sangat sepakat dengan pernyataan Pak Presiden," imbuhnya.

Jokowi Minta WAG TNI-Polri Didisiplinkan

Presiden Jokowi sebelumnya meminta agar WAG di kalangan TNI-Polri didisiplinkan. Jokowi mengungkapkan dia membaca percakapan dalam WAG TNI-Polri.

"Juga hal-hal kecil tapi harus mulai didisiplinkan di WA group. Saya melihat (percakapan) di WA group (TNI-Polri), karena di kalangan sendiri, (dianggap) boleh, hati-hati," kata Jokowi.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan Video 'Jokowi Singgung WA Group yang Tak Setuju IKN':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT