DKI-PUPR Segera Mulai Normalisasi Kali Ciliwung, Ini 7 Titik Prioritas

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 01 Mar 2022 18:14 WIB
Kepala Dinas Bina Marga Yusmada Faizal
Yusmada Faizal (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada Faizal memastikan program normalisasi Sungai Ciliwung tetap bergulir. Salah satu lahan yang telah dibebaskan di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, segera dinormalisasi bersama PUPR.

"Ya, itu tetap jalan," kata Yusmada saat ditanya mengenai program normalisasi Ciliwung, Selasa (1/3/2022).

"Sudah ada (pembebasan lahan). Tadi saya laporkan, yang di Cawang kita bebaskan kita mulai dengan Kementerian PUPR," sambungnya.

Yusmada menuturkan, prinsipnya, program peningkatan kapasitas di sungai besar, seperti Ciliwung dan Sunter, terus digencarkan secara bertahap. Kendati demikian, dia tak menampik, dalam prosesnya, ditemukan kendala administrasi, seperti pembebasan lahan.

"Kendalanya kan soal administrasi, banyak yang keberatan. Itu kan butuh waktu, butuh proses," ujarnya.

Yusmada juga menerangkan kegiatan normalisasi tak lagi berfokus pada panjang target yang perlu dicapai, melainkan merujuk pada titik rawan banjir. Setidaknya ada tujuh kelurahan yang menjadi prioritas normalisasi Sungai Ciliwung. Tujuh kelurahan itu adala Kelurahan Cawang, Rawajati, Kebon Baru, Manggarai, Pengadegan, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.

"Pendekatannya bukan sepanjang itu, bukan. Pendekatannya kalau Kementerian PUPR itu spot daerah potensi daerah kritis itu ada tujuh kelurahan yang menjadi prioritas untuk ditangani di Ciliwung itu. Cawang, Rawajati, itu salah satunya," terangnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembebasan lahan untuk normalisasi sungai tahun ini. Total ada 293 bidang tanah yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

"Insyaallah di bulan November-Desember ini bisa selesai beberapa bidang yang sudah disepakati," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/11/2021) malam.

Riza memerinci, lahan tanah tersebut terdiri dari 19 bidang lahan di Bantaran Kali Ciliwung, 151 bidang di Kelurahan Rawajati, 18 bidang di Kali Pesanggrahan. Kemudian 68 bidang di kawasan Kali Sunter-Kali Cipinang, 20 bidang di Kelurahan Pondok Bambu, 3 bidang di Kelurahan Cipinang, dan 10 bidang di Jalan Ganceng.

Satu bidang tanah di Kali Kramat-Pondok Kelapa serta 3 bidang lainnya yang sedang dalam tahapan musyawarah dengan pemilik lahan. Jika diakumulasikan, total ada 293 bidang lahan yang segera dibebaskan.

(taa/knv)