Maruli Simanjuntak Mantu Luhut Resmi Sandang Pangkat Letjen TNI

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 23 Feb 2022 18:37 WIB
Pangkostrad Mayjen Maruli Simanjuntak resmi mendapat kenaikan pangkat menjadi Letjen TNI.
Pangkostrad Mayjen Maruli Simanjuntak resmi mendapat kenaikan pangkat menjadi Letjen TNI. (dok. Penkostrad)
Jakarta -

Panglima Kostrad (Pangkostrad) Mayjen TNI Maruli Simanjuntak resmi menyandang pangkat letnan jenderal (letjen) TNI usai mengikuti Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi (Pati) TNI. Upacara korps kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

Berdasarkan keterangan tertulis Penerangan Kostrad (Penkostrad), korps kenaikan pangkat digelar di Gedung Olahraga (GOR) Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (22/2/2022).

Kenaikan pangkat didapat Maruli karena jabatan yang kini diembannya, Panglima Kostrad (Pangkostrad), adalah jabatan untuk seorang letjen TNI. Kenaikan pangkat ini berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/272/II/2022 tanggal 18 Februari 2022.

Selain Pangkostrad, pejabat Kostrad yang mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi antara lain Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto dan Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Dwi Darmadi, SSos. Selain itu, Aspers Kaskostrad Brigjen Inf Agung Pambudi.

Sebelumnya diberitakan Mayjen TNI Maruli Simanjuntak resmi dilantik sebagai Panglima Kostrad (Pangkostrad). Maruli dilantik langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Serah-terima jabatan (sertijab) Perwira Tinggi (Pati) TNI AD digelar di Aula Jenderal Besar AH Nasution Lantai III Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) Jakarta Pusat, Senin (31/1). Maruli dilantik menggantikan Dudung, yang menjabat KSAD.

Disebut Jadi Pangkostrad karena 'Dekat Istana'

Mayjen Maruli Simanjuntak menanggapi santai anggapan penunjukannya sebagai Pangkostrad lantaran ada kedekatan dengan Istana. Pertanyaan 'apa salah?' pun terlontar dari menantu Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan itu.

Penilaian sebagai orang dekat Istana itu muncul usai Maruli didapuk sebagai Pangkostrad. Maruli ditunjuk untuk menduduki bangku Pangkostrad yang kosong usai ditinggal Jenderal Dudung Abdurachman menjadi KSAD.

"Ya apa salah kalau saya dekat? (dengan lingkaran Istana). Yang ngangkat saya (sebagai Pangkostrad) kan bukan saya sendiri," kata Maruli kepada wartawan di Denpasar, Bali, Senin (24/1).

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Saat Mayjen Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi Pangkostrad Pada 31 Januari':

[Gambas:Video 20detik]