Gerindra Balas Sindiran PDIP Sebut Anies Gubernur tapi Otaknya Jadi Presiden

ADVERTISEMENT

Gerindra Balas Sindiran PDIP Sebut Anies Gubernur tapi Otaknya Jadi Presiden

Indra Komara - detikNews
Rabu, 23 Feb 2022 15:16 WIB
Ktua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani
Rani Mauliani (Dok. Istimewa/foto diberikan oleh narasumber)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta F-PDIP Prasetyo Edi Marsudi menyindir Anies Baswedan yang menjabat Gubernur DKI tapi otaknya justru tertuju untuk jadi presiden. Gerindra DKI membela Anies.

"Oposisi mana mungkin komen pujian walau pasti ada juga hal baik yang mungkin diakui, tapi pasti kritiklah yang dikedepankan," ujar Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani, kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).

Rani menilai seharusnya kritik juga harus berkaca pada kinerja diri sendiri. Menurutnya, warga Jakarta bisa melihat kinerja Anies selama memimpin DKI.

"Kalau menurut saya jadi sebelum mengkritik ya memang seharusnya lihat juga ke dalam apakah kita sudah lebih baik. Sifat tawaduk dulu yang diutamakan, saya rasa publik juga sudah bisa melihat sendiri apa saja kinerja Pemprov yang sudah dilakukan, dicapai ataupun yang belum terealisasi, belum tercapai dan gagal," katanya.

"Tentunya bukan berarti bila ada satu hal yang gagal misalnya lalu langsung dilegitimasi menjadi kegagalan yang menyeluruh ke semua hal. Karena apa yang terjadi di DKI baik buruknya memang menjadi tanggung jawab Gubernur," lanjut Rani.

Meski demikian, tambah Rani, capaian di Jakarta merupakan kerja menyeluruh jajaran Pemprov. Salah satunya pembangunan Jakarta International Stadium.

"Ada yang bilang JIS itu bukan keberhasilan Anies semata karena perihal JIS sudah ada sejak Gubernur sebelumnya. Tapi intinya siapa yang bisa mewujudkannya? Kenapa nggak yang sebelumnya. Jadi menurut saya bakal bikin letih kalau kita mengurusi setiap komentar dari orang-orang yang jelas-jelas sudah tidak support. Ibarat kata mau sebagus apa pun pasti tidak akan pernah bagus juga di mata beliau," ucap Rani.

Rani mengajak semua pihak untuk fokus pada penanganan pandemi. Dia meminta semua lapisan masyarakat bisa bertahan dan berjuang di tengah wabah.

Sebelumnya, Prasetyo heran lantaran masyarakat kerap menganggap Anies sosok yang bersih. Dia berpendapat Anies bersih justru karena selama ini tidak pernah bekerja.

"Kalau saya tanya sama orang 'Pak Anies bersih' iya bersih orang nggak pernah kerja, harus dihormati juga ini kan pemerintah sebelumnya yang membuat, nggak bisa yang penting asal beda, ini juga repot, saya nggak bisa ikuti seperti itu," ucapnya dalam diskusi di YouTube Total Politik.

Lebih lanjut, Prasetyo menanggapi soal Anies Baswedan yang selalu ingin terlihat beda dari gubernur sebelumnya. Dia menyinggung Anies justru seperti ingin jadi gubernur untuk bisa jadi presiden.

"Saya bilang nggak ada pemikiran seperti itu, jadi beliau ini jadi gubernur tapi otaknya jadi presiden, itu, saya orangnya terbuka, saya ngomong apa adanya, dan saya kalau dibatasi-dibatasi dengan cara ngomong saya ini saya merasakan, karena bukan apa Gubernur dan Ketua DPRD ini sama levelnya dipilih oleh rakyat, satu megang eksekutif, satu megang lembaga yang namanya DPRD. Temen-temen Dewan, kalau ini nggak ada kebersamaan gimana, Pak," jelasnya.

Simak Video 'Prasetyo Edi Soal Formula E: Jangan Rugikan Nama Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]




(idn/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT