ADVERTISEMENT

Brantas Abipraya Dapat Penghargaan soal Keselamatan Kerja

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Rabu, 23 Feb 2022 10:10 WIB
Pembekalan keselamatan kerja di Brantas Abipraya/
Foto: dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) kembali meraih penghargaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) tingkat dunia. Kali ini, penghargaan kategori Gold bintang empat diraih dalam ajang Penghargaan K3 yang diselenggarakan oleh World Safety Organization (WSO) Indonesia, WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) tahun 2022.

Senior Manager QHSE Brantas Abipraya Wahyu Herry Sasongko menyebutkan sebelumnya PT Brantas Abipraya juga meraih penghargaan yang sama di tingkat Silver bintang empat pada tahun 2021.

"Ini adalah bukti komitmen Brantas Abipraya dalam mengimplementasikan budaya K3. Tidak hanya itu, raihan ini menunjukkan bahwa kami tak hanya fokus pada karya konstruksi yang unggul, mutu, namun juga mengutamakan keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja," ujar Wahyu dalam keterangan tertulis, Rabu (23/2/2022).

Sebagai informasi, WISCA 2022 merupakan program yang diinisiasi oleh WSO Indonesia untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang disiplin menerapkan K3. Program ini diselenggarakan secara virtual pada Selasa (22/2) lalu.

Wahyu menjelaskan apresiasi yang didapat dari WSO Indonesia ini merupakan hasil kerja dan konsistensi dalam penerapan K3 dari BUMN yang kerap aktif dalam pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini. Ia menegaskan pihaknya akan selalu meningkatkan komitmen dan partisipasi seluruh Insan Abipraya dalam penguatan budaya K3.

Ia pun berharap dengan adanya penghargaan ini, para pekerja di lingkungan Brantas Abipraya dapat terus termotivasi untuk menjaga budaya K3 yang optimal di lingkungan kerja. Selain itu, ia berharap pihaknya dapat terus bersemangat melakukan perbaikan serta inovasi-inovasi yang mengutamakan K3.

Menurutnya, komitmen K3 di lingkungan kerja Brantas Abipraya salah satunya ditunjukkan dalam hal pencegahan dan penanggulangan penyebaran coronavirus disease-19 (COVID-19). Ia menilai masa pandemi COVID-19 ini menjadi momentum bagi pihaknya untuk memahami pentingnya penerapan K3 di tempat kerja. Sebab, K3 menjadi kunci penting keberlangsungan usaha dan perlindungan insan Abipraya dalam rangka pencegahan dan penanggulangan COVID-19.

Lebih lanjut, ia mengatakan sejak merebaknya pandemi pada dua tahun lalu, Brantas Abipraya telah menerapkan Behavior Based Safety (BBS). Baik di lingkungan kantor maupun proyek pada masa pandemi COVID-19.

Adapun penerapan protokol kesehatan secara ketat diberlakukan agar pekerjaan di proyek dapat terus berjalan. Wahyu menyebutkan para pekerja dan tamu diwajibkan mengenakan masker dengan benar, selalu menjaga jarak, dan bila diperlukan pertemuan diharapkan dilakukan secara virtual.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan beberapa titik tempat cuci tangan di proyek sehingga pekerja dan tamu yang berkunjung dapat melakukan cuci tangan secara berkala.

"BBS ini bertujuan mempersiapkan dan melatih perusahaan agar mempunyai ketahanan apabila terjadi bencana, salah satunya adalah saat COVID-19 menyerang Indonesia. Oleh karena itu, lingkungan kantor maupun di lingkungan proyek dapat terhindar dari adanya penyebaran COVID-19. Salah satu upaya yang kita lakukan, kami juga telah memberikan vaksin booster kepada Insan Abipraya," jelasnya.

Wahyu menambahkan pihaknya juga telah membentuk tim Task Force Satgas COVID-19 Abipraya dan COVID Ranger sebagai agen perubahan. Ia menerangkan tim COVID Ranger yang terdiri dari para pekerja milenial ini bertugas memastikan insan Abipraya selalu disiplin dan patuh protokol kesehatan. Tak hanya itu, tim ini juga melakukan sosialisasi melalui digital di aplikasi, media sosial, poster dan banner.

"Kami mendukung penuh pemerintah untuk setop rantai penyebaran COVID-19 dengan selalu berupaya semaksimal mungkin dan sangat serius dalam penerapan K3 guna menekan dan menghindari adanya virus yang sedang marak di dunia ini berada di lingkungan Abipraya, sehingga dapat tercipta lingkungan kerja yang sehat dan aman dan dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia," pungkasnya.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT