ADVERTISEMENT

Karyawan Brantas Abipraya Dapat Pembekalan Keselamatan Kerja di Era Digital

Zefanya Aprilia - detikNews
Kamis, 10 Feb 2022 11:43 WIB
Pembekalan keselamatan kerja di Brantas Abipraya/
Foto: dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) mendorong perlindungan tenaga kerja di era digitalisasi. Perusahaan rutin melaksanakan peringatan Bulan K3 yang dilakukan setiap tahunnya. Salah satunya lewat webinar 'Penerapan Budaya K3 pada Setiap Kegiatan Usaha Guna Mendukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Digitalisasi' yang digelar perseroan dalam rangka memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 12 Januari-12 Februari 2022.

"Ini adalah bukti bahwa Brantas Abipraya sangat peduli terhadap permasalahan seputar keselamatan dan kesehatan kerja. Kami menyadari upaya-upaya K3 harus terus menerus ditingkatkan dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta standar K3, salah satunya dengan menggelar webinar ini," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Miftakhul Anas melalui keterangan tertulis, Kamis (10/2/2022).

Anas mengatakan penerapan K3 perusahaan tidak hanya di kantor pusat, tetapi juga di proyek-proyek miliknya. Hal itu dibuktikan dari perolehan beberapa penghargaan K3 seperti Indonesia Safety Culture Awards dari World Safety Organization. Salah satu kriteria penghargaan tersebut adalah pengimplementasian budaya keselamatan dan kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) tingkat dunia dengan sangat baik.

Anas menyebutkan pandemi COVID-19 jadi momentum bagi Brantas Abipraya untuk memahami pentingnya K3L di tempat kerja. Ia mengklaim, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu telah menerapkan Behaviour Based Safety (BBS) baik di lingkungan kantor maupun proyek pada masa pandemi. Adapun tujuan BBS adalah mempersiapkan dan melatih perusahaan agar mempunyai ketahanan terhadap bencana.

Selain itu, BUMN bidang konstruksi itu juga berkontribusi dalam program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yaitu percepatan sertifikasi pekerja konstruksi. Dengan menggandeng Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Brantas Abipraya menyelenggarakan bimbingan teknis K3 konstruksi dengan diikuti sejumlah Universitas di Solo pada tahun 2019 dan di Malang pada tahun 2018 lalu.

Kegiatan itu sebagai implementasi Undang-Undang nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi di bidang jasa konstruksi memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja. Di samping itu juga untuk sosialisasi pentingnya bersertifikat dan melindungi tenaga kerja nasional agar terhindar dari kecelakaan kerja atau risiko konstruksi.

"Sebagai BUMN konstruksi yang berperan menjadi agen pembangunan, di setiap proyek kami selalu mengutamakan mutu dan kualitas, sehingga dirasa sangat perlu untuk terus meningkatkan kualitas praktik K3 di lingkungan kerja, khususnya di lingkungan proyek untuk mencegah adanya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja sehingga menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman dan efisien untuk mendorong produktivitas," tutup Anas.

(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT