Baden Powell Dijuluki Bapak Pramuka Dunia, Ini Profilnya

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 22 Feb 2022 11:29 WIB
by Francis Henry Hart, for  Elliott & Fry, albumen cabinet card, 1896
Baden Powell Dijuluki Bapak Pramuka Dunia, Ini Profilnya (Foto: National Portrait Gallery London/National Portrait Gallery London - www.npg.org.uk)
Jakarta -

Baden Powell bagi sebagian penggiat Pramuka di seluruh dunia memang tak asing. Sosoknya dikenal sebagai Bapak Pramuka Dunia.

Lantaran jasanya bagi perkembangan Pramuka, tanggal kelahiran Baden Powell, yakni 22 Februari dijadikan Hari Pramuka Sedunia.

Lalu siapa Baden Powell? Bagaimana jasanya dalam kepramukaan? detikcom merangkum informasinya berikut ini.

Profil Baden Powell

Robert Baden-Powell bersama anak-anak pramuka. (AFP)Robert Baden-Powell bersama anak-anak pramuka. (AFP)

Melansir laman Scout.org, berikut profil Baden Powell:

  • Nama lengkap: Robert Stephenson Smyth Baden-Powell
  • Tanggal lahir: London, 22 Februari 1857
  • Anak 8 dari 10 bersaudara

Ayah Baden Powell yang merupakan profesor Universitas Oxford meninggal ketika dirinya berusia 3 tahun. Ibunya Henrietta Powell pun harus membesarkan 10 anaknya sendirian.

Pendidikan awal Baden Powell diberikan langsung oleh sang ibu. Lalu dia mendapatkan beasiswa di Charterhouse School, sekolah paling bergengsi di Inggris yang didirikan pada 1611.

Di Charterhouse, ketertarikan kepada alam seorang Baden Powell mulai terlihat. Dia kerap pergi ke hutan sekitar sekolah sambil mencari satwa liat, bahkan pernah juga menangkap dan memasak kelinci.

Ketika libur, Baden Powell dan saudara-saudaranya kerap berpetualang bersama. Suatu hari mereka pergi berlayar di sekitar pantai selatan Inggris. Pernah juga mereka mendayung menyusuri Sungai Thames.

Karir Militer Baden Powell

Baden Powell memang tidak dikenal sebagai salah satu anak yang paling berpikiran akademis, namun dia berhasil lolos ujian masuk tentara dan berada di urutan kedua dari beberapa ratus pelamar.

Setelah itu, Baden Powell ditugaskan langsung ke Hussars ke-13, melewati pelatihan perwira yang adalah rute biasa ke resimen kavaleri. Dia kemudian menjadi Kolonel.

Pada 1876, Baden Powell bertugas di India. Perwira muda angkatan darat itu mengkhususkan keterampilan dalam kepramukaan, pembuatan peta dan pengintaian, dan mulai melatih prajurit lain.

Dari India, Baden Powell kembali harus pergi ke Balkan, Afrika Selatan dan Malta. Keterampilannya membuat Baden Powell memperoleh gelar Letnan Jenderal pasca pulang dari Afrika. Sebagai Letjen, dia bertugas sebagai pemimpin garnisun Inggris yang mempertahankan kota Mafeking melawan sekitar 5.000 tentara Boer selama 217 hari sampai bala bantuan akhirnya tiba. Dari situlah keterampilan kepanduan Baden Powell kian terasah.

Pada 1903, Baden Powell diangkat sebagai pahlawan nasional karena kemampuannya saat perang Boer. Buku pegangan yang dia tulis 'Aids to Scouting' untuk para tentara malah digunakan oleh para pemimpin muda dan guru di seluruh negeri untuk mengajar observasi dan kerajinan kayu. Dari situ nama seorang Baden Powell tenar hingga diundang ke berbagai pertemuan dan rapat umum di seluruh Inggris.

Baden Powell berperan penting sebagai penggerak awal pramuka di seluruh dunia. Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.