5 Fakta Wanita Tewas Usai Suntik Filler Payudara

Tim detikcom - detikNews
Senin, 21 Feb 2022 23:08 WIB
Police line tape. Crime scene investigation. Forensic science.
Ilustrasi police line (Getty Images/D-Keine)
Jakarta -

Kasus tewasnya perempuan inisial RCD (34) di sebuah kamar hotel di Tamansari, Jakarta Barat, membuat geger. Korban diduga tewas usai menjalani suntik filler payudara.

Koran ditemukan tewas di hotel tersebut pada Sabtu (19/2/2022). Polisi yang menerima informasi terkait tewasnya korban kemudian mengecek ke lokasi.

Usut punya usut, korban disuntik filler bukan oleh seorang dokter. Pelaku adalah teman korban sendiri yang diduga seorang transpuan.

Berikut fakta-fakta kematian wanita inisial RCD yang diduga tewas usai suntik filler payudara:

Korban Janjian di Hotel untuk Suntik Filler Payudara

Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Roland Manurung menjelaskan korban sebelumnya ke hotel itu untuk melakukan suntik filler payudara.

"Jadi dia ada janjian sama seseorang untuk suntik payudara. Biayanya Rp 3,5 juta," kata Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Roland Manurung saat dihubungi, Senin (21/2/2022).

Penyuntik Bukan Dokter, tapi Transpuan

Polisi mengungkapkan korban menjalani filler payudara bukan oleh seorang dokter. Korban disuntik filler payudara oleh temannya, yang disebut sebagai transpuan.

"Dia (pelaku) bukan dokter. Makanya kita duga ada kesalahan di situ. Cuman untuk pastikan kami masih dalam rangka lidik (penyelidikan)," jelas Roland.

"Kalau dari luar terlihat seperti cewek tapi kalau dari keterangan saksi kemungkinan dia transpuan. Kendalanya kami belum dapat rekam medis dia (korban)," tambah Rolando soal terduga pelaku.


Simak fakta lain di halaman selanjutnya.