Perempuan Tewas di Hotel di Jakbar Usai Jalani Filler Payudara

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 21 Feb 2022 11:31 WIB
The dead womans body. Focus on hand
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta -

Seorang perempuan inisial RCD (34) ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di daerah Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. Polisi menduga korban tewas akibat tindakan malpraktik.

Jasad korban ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (19/2). Dari pengecekan awal di handphone korban diketahui RCD sempat melakukan filler payudara dengan seseorang.

"Jadi dia ada janjian sama seseorang untuk suntik payudara. Biayanya Rp 3,5 juta," kata Kanit Reskrim Polsek Tamansari AKP Roland Manurung saat dihubungi, Senin (21/2/2022).

Namun, orang yang melakukan filler payudara kepada korban bukan seorang dokter. Dari pengecekan riwayat percakapan di handphone korban diketahui terduga pelaku merupakan teman dari korban sendiri.

"Dia (pelaku) bukan dokter. Makanya kita duga ada kesalahan di situ. Cuman untuk pastikan kami masih dalam rangka lidik (penyelidikan)," jelas Roland.

Roland belum memerinci soal identitas pelaku. Dia hanya menyebut pelaku diduga merupakan seorang transpuan.

"Kalau dari luar terlihat seperti cewek tapi kalau dari keterangan saksi kemungkinan dia transpuan. Kendalanya kami belum dapat rekam medis dia (korban)," katanya.

Dugaan malpraktik filler payudara ini muncul usai polisi menemukan cairan yang keluar dari payudara korban. Riwayat percakapan di handphone korban pun menunjukkan sebelum meninggal dunia korban telah melakukan filler payudara.

"Tapi untuk percakapan dia yang kami temukan dengan seseorang hasil cek handphone itu bahwa ada cairan yang keluar dari payudara yang habis disuntik. Jadi kedinginan. Makanya menurut saya itu (malpraktik). Kemungkinan ya tapi dia bukan dokter," tutur Roland.

Jasad korban sendiri telah diserahkan ke pihak keluarga. Polisi kini tengah melalui upaya pemanggilan kepada pelaku yang melakukan suntik filler payudara kepada korban.

Lihat juga video 'Tahanan di Sumsel Diduga Tewas Dianiaya Polisi, Keluarga Minta Diusut!':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)