detikcom Do Your Magic

Tambalan Jl Rasuna Said Rusak Terus, Bina Marga DKI: Curah Hujan Masih Tinggi

Marteen Ronaldo Pakpahan - detikNews
Rabu, 16 Feb 2022 15:56 WIB
Jl HR Rasuna Said Jakarta Selatan rusak, 15 Februari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Jl HR Rasuna Said Jakarta Selatan rusak, 15 Februari 2022. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Jakarta -

Sudah beberapa kali ruas Jl HR Rasuna Said di Jakarta Selatan ini ditambal dan rusak lagi, dari akhir 2021 hingga awal 2022 ini. Dinas Bina Marga DKI Jakarta menjelaskan penyebabnya.

"Memang kalau masih perbaikan sementara dan kondisi curah hujan masih tinggi, ya begitu, cepat rusak," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho kepada detikcom, Rabu (16/2/2022).

Kerusakan yang dimaksud adalah Jl HR Rasuna Said di ruas Mampang arah Menteng, tepatnya menjelang Halte TransJakarta Setiabudi Utara. Kerusakan sudah muncul pada Desember tahun lalu. Penambalan dilakukan pada 17 Desember 2021. Namun aspal masih tetap rusak.

Penambalan Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. (Dok Bina Marga DKI)Penambalan Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. (Dok Bina Marga DKI)

Jalan itu ditambal lagi pada 18 Januari 2022. Permukaan jalan sempat mulus. Setelah kehujanan dan kepanasan, jalan itu rusak lagi. Anggota DPRD DKI Yuke Yurike berharap Dinas Bina Marga DKI menambal jalan dengan material yang lebih kuat supaya tak 'tambal-sulam'. Soal material tambalan, Hari Nugroho memberi penjelasan.

"Perbaikan secara emergency/sementara memang hanya digunakan patching (tambalan) dengan cold mix, memang kurang tahan terhadap air," kata Hari Nugroho.

Untuk perbaikan permanen, Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan melakukannya setelah proyek Light Rail Transit (LRT) selesai. Sebagaimana diberitakan detikcom, proyek LRT selesai pada Agustus nanti.

"Makanya sambil menunggu stasiun LRT selesai dan musim hujan sudah reda, kita akan langsung perbaiki secara permanen. Tentunya sesuai dengan kewenangan masing-masing. Kalau area stasiun, tentu pihak LRT yang akan perbaiki secara permanen, dan terusannya adalah bagian kita," kata Hari Nugroho.

(dnu/dnu)