ADVERTISEMENT

Disdik Aceh Buka Suara soal Anggaran Rp 12,7 M Beli Kendaraan Operasional

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 16 Feb 2022 13:58 WIB
Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Squirescape)
Aceh -

Dinas Pendidikan Aceh buka suara terkait anggaran pengadaan kendaraan operasional mencapai Rp 12,7 miliar. Kendaraan itu disebut dipakai untuk menjangkau sekolah-sekolah di pelosok Tanah Rencong.

Penanggung Jawab Humas Dinas Pendidikan Aceh Barrul Walidin mengatakan pengadaan 27 unit kendaraan itu muncul setelah adanya kajian dan analisis kebutuhan lapangan di tingkat internal. Kendaraan tersebut ada yang diusulkan kepala cabang dinas (cabdin) di beberapa wilayah.

"Sebagian cabdin tidak ada kendaraan dalam menjalankan fungsinya. Selain itu, kondisi medan dan sekolah yang sulit dijangkau juga harus sesuai dengan kebutuhan mobil yang diperlukan," kata Barrul dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (16/2/2022).

Menurutnya, sekolah di Aceh banyak berada di pedalaman sehingga kendaraan yang ada sekarang tidak dapat menjangkau lokasi. Dia mencontohkan perjalanan ke Lokop Serbajadi dan Simpang Jernih di Aceh Timur serta Sekerak Aceh Tamiang.

"Kan tidak mungkin mobil yang sudah lama dan tidak bisa menjangkau pelosok Aceh terus kita paksakan agar dapat menjangkau daerah pedalaman dalam memberikan pelayanan pendidikan. Karena itu, muncul rencana pembelian ini," jelas Barrul.

Barrul menambahkan, mobil yang diusulkan dibeli terdiri atas 13 unit double cabin, 7 unit Innova Reborn, 2 unit bus sekolah, dan 4 unit operasional sekolah luar biasa (SLB).

Mobil double cabin diperuntukkan buat Cabdin Wilayah Aceh Timur, Cabdin Wilayah Singkil dan Subulussalam, Cabdin Wilayah Aceh Utara, Cabdin Wilayah Aceh Tenggara, Cabdin Wilayah Aceh Tengah, Cabdin Wilayah Aceh Selatan, Cabdin Wilayah Aceh Tamiang, Cabdin Wilayah Gayo Lues dan Cabdin Wilayah Bener Meriah.

Selain itu, katanya, double cabin juga diperlukan untuk mobil operasional Bidang Sarana dan Prasarana, Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Subbag HKU dan Subbag Program Informasi dan Humas.

Sementara itu, 7 unit Innova Reborn diperuntukkan buat Cabdin Wilayah Nagan Raya, Cabdin Wilayah Aceh Barat, Cabdin Wilayah Aceh Jaya, Cabdin Wilayah Simeulue dan Cabdin Wilayah Bireuen. Satu unit mobil tersebut untuk menggantikan mobil operasional UPTD Balai Tekkomdik yang sudah tua.

Menurutnya, dua unit bus sekolah untuk tim terapis anak autis di Aceh dan 4 mobil operasional untuk antar-jemput siswa autis di SLB Singkil, SLB Aceh Tengah, SLB Aceh Timur, SLB Aceh Selatan dan SLB Bireuen.

"Adapun untuk pembelian pembelian motor yang semula direncanakan untuk mengantar surat telah dibatalkan," beber Barrul.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT