ADVERTISEMENT

Skor Indeks Demokrasi RI Naik, PKS: Ingat Masih Kategori Cacat

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 16 Feb 2022 08:34 WIB
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengapresiasi skor indeks demokrasi Indonesia naik dari posisi 64 ke 52 berdasarkan laporan yang dirilis The Economist Intelligence Unit (EIU). Namun, Mardani mengingatkan Indonesia masih dalam kategori demokrasi cacat.

"Apresiasi peringkat naik tentu. Tapi mesti diingat, kondisinya masih terkategori demokrasi cacat. PR-nya masih banyak. Angka 6.71 dari maksimal 10 masih jauh dari harapan," kata Mardani kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).

Menurut Mardani, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yang besar dalam meningkatkan kualitas demokrasi. PR itu, kata Mardani, adalah memberantas politik uang atau money politics.

"PR besar adalah membangun demokrasi berkualitas dan substantif. Tidak ada money politics dan partisipasi publik yang rasional," katanya.

Selain itu, Mardani menilai aspirasi masyarakat belum lancar dan adil. Dia juga menyinggung masyarakat yang masih terbelah karena pemilu.

"Aspirasi belum lancar dan adil. Setelah pemilu pemerintah tidak merangkul massa kontra pemenang. Hingga pembelahan di masyarakat masih terjadi," katanya.

Anggota Komisi II DPR RI itu menambahkan bahwa demokrasi di RI belum menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Kepemimpinan itu, jelasnya, berimbas pada kesejahteraan masyarakat.

"(PR) banyak dan serius, karena demokrasi kita belum menghasilkan pemimpin berkualitas yang menyejahterakan rakyat," sebut dia.

Laporan indeks demokrasi The Economist Intelligence Unit (EIU) pada Februari menunjukkan bahwa Indonesia masuk dalam 10 negara paling maju dalam kenaikan indeks demokrasi. Adapun indeks ini memiliki skala nilai dari 0 hingga 10.

Indonesia kini berada di peringkat ke-52 dari 167 negara dengan skor 6,71. Peringkat ini naik dari yang tadinya peringkat ke-64. Namun, Indonesia masih berada di bawah Malaysia yang berada di peringkat ke-39 dengan skor 7,24.

Selain itu, Indonesia masuk kategori 10 negara yang paling maju capaiannya dalam indeks demokrasi. Adapun 9 negara lainnya adalah Zambia, Qatar, Moldova, India, Republik Demokrasi Kongo (DRC), Montenegro, Guyana, Uruguay, UEA, dan
Singapura.

Kendati demikian, Indonesia masih masuk kategori demokrasi cacat (flawed democracy).

(lir/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT