Arti Makan Lontong Cap Go Meh dan Sejarah Perayaannya, Cek di Sini

ADVERTISEMENT

Arti Makan Lontong Cap Go Meh dan Sejarah Perayaannya, Cek di Sini

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 15:48 WIB
Lontong Cap Go Meh, the festive Peranakan dish of rice cake soup to celebrate the end of Chinese New Year celebratory period in Java, Indonesia. Rice cake wrapped in banana leaves served together with Yellow Chicken Curry, Chayote Squash Curry, Shrimp Stew, Soy-braised Eggs, Ground Roasted Soybean, Ground Roasted Dried Shrimp, Prawn Crackers and Red Chili Paste. The dishes are arranged on a dining table lined with crumpled table cloth. Zodia leaves, sweet basil leaves and Chinese gold ingots are used as table decoration.
Arti Makan Lontong Cap Go Meh / Foto: Getty Images/iStockphoto/MielPhotos2008
Jakarta -

Arti makan lontong Cap Go Meh merupakan perpaduan antara budaya Tionghoa dan Indonesia. Perayaan Cap Go Meh diperingati hari ini, tepat 15 hari setelah tahun baru Imlek.

Cap Go Meh berasal dari kata "Cap Go" yang artinya "lima belas", dan "Meh" yang artinya malam. Secara sederhana Cap Go Meh dapat diartikan sebagai malam kelima belas setelah Tahun Baru Imlek.

Simak informasi mengenai arti makan Lontong Cap Go Meh yang sudah dirangkum berikut ini.


Arti Makan Lontong Cap Go Meh

Lontong Cap Go Meh adalah hidangan yang biasa disantap keluarga Tionghoa Indonesia pada saat perayaan Cap Go Meh. Melansir dari situs Pemkot Jakarta Pusat, lontong Cap Go Meh adalah masakan adaptasi peranakan Tionghoa Indonesia terhadap masakan Indonesia, tepatnya masakan Jawa.

Lontong Cap Go Meh sebenarnya tidak berbeda dari lontong biasa. Hidangan ini berisikan lontong yang disajikan dengan opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, acar, telur pindang, bubuk koya, abon sapi, sambal dan kerupuk.

Lontong Cap Go Meh memiliki arti tersendiri bagi etnis Tionghoa di Indonesia. Lontong Cap Go Meh dianggap spesial dan diakui pembawa keberuntungan.

Bentuk lontong yang panjang dianggap melambangkan panjang umur. Sementara telur melambangkan keberuntungan, dan santan yang dibumbui kuah kunyit berwarna keemasan melambangkan emas dan keberuntungan.

Warna kuning keemasan pada lontong ini dianggap sebagai simbol kemakmuran dan kekayaan. Sama seperti dalam perayaan Imlek, warna emas atau kuning merupakan warna keberuntungan.


Arti Makan Lontong Cap Go Meh: Makna Penyajian

Tidak hanya dengan memakannya, menyajikan lontong Cap Go Meh juga memiliki makna yang mendalam. Dengan menghidangkan dan memakan lontong Cap Go Meh pada Hari Raya Imlek, masyarakat Tionghoa percaya akan mendapatkan keberuntungan, rezeki dan kemakmuran.

Dalam memperingati Cap Go Meh, biasanya masyarakat Tionghoa di Indonesia menghabiskan waktu dengan berkumpul dan makan lontong Cap Go Meh. Ada cara khusus yang harus dilakukan dalam menyajikan lontong Cap Go Meh saat perayaan.

Saat menyajikan lontong Cap Go Meh, piring yang menjadi wadah harus terisi penuh, menjulang tinggi, dengan berbagai lauk dan kuah yang melimpah. Hal ini dipercaya menandakan doa dan harapan untuk rezeki yang melimpah.

Setelah mengetahui arti makan lontong Cap Go Meh, simak pula halaman selanjutnya untuk mengetahui sejarah Cap Go Meh.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT