ADVERTISEMENT

Dishub Bogor Ancam Evaluasi Izin Jika Truk Tambang Langgar Jam Operasional

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 15:12 WIB
Guna mencegah kemacetan selama berlangsungnya tahun baru 2022, Dirjen Perhubungan Darat akan melakukan penegakan hukum (gakum) terhadap truk ODOL.
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Bogor -

Pemkab Bogor sudah menetapkan jam operasional truk tambang yang melintas di seluruh wilayah Kabupaten. Dishub Kabupaten Bogor mengancam mengevaluasi perizinan jika jam operasional itu dilanggar.

"Kita bisa saja melakukan evaluasi terhadap perizinan tambang sendiri dan perizinan terhadap angkutannya," kata Kadishub Kabupaten Bogor Agus Ridho kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).

Aturan itu tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 120 Tahun 2021 mengenai jam operasional truk tambang. Petugas mengatakan bisa mengevaluasi izin tambang dan kendaraannya apabila bandel beroperasi di luar jam yang sudah ditetapkan, yakni pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB.

Pihak Pemkab rutin melakukan operasi di lima titik di Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, Rumpin, dan Gunung Sindur.

Agus mengatakan pihaknya menerapkan sanksi secara bertahap. Saat ini baru diberlakukan putar balik bagi truk tambang yang melanggar jam operasional.

"Ini kan kita lakukan langkah-langkah dulu. Artinya, secara bertahap sementara kita putar balikkan dulu," tuturnya.

Agus tidak menyebut jumlah truk tambang yang diputar balik hingga saat ini. Namun dia mengatakan sosialisasi perbup tersebut cukup efektif lantaran tidak terlalu banyak truk tambang yang melintas.

"Kelihatannya sudah cukup bagus sosialisasinya ya. Ini tidak terlalu banyak juga yang melintas," ungkapnya.

(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT