Gegara Tak Diberi Uang, Anak Pukuli Nenek hingga Berdarah di Medan

ADVERTISEMENT

Gegara Tak Diberi Uang, Anak Pukuli Nenek hingga Berdarah di Medan

Datuk Molana - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 20:19 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Foto: Andi Saputra/detikcom
Medan -

Nenek Suryati (64) melaporkan anak kandungnya berinisial GL (34) ke Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut). Suryati mengaku kerap dipukuli anaknya itu karena tidak memberikan uang.

Video kondisi Suryati berlumuran darah viral di media sosial. Dari video yang dilihat detikcom, Senin (14/2/2022), wajah nenek berjilbab cokelat itu berceceran darah.

Kemudian, Nenek Suryati menuju SPKT Polrestabes Medan. Dia ditemani oleh dua orang pria.

Dalam narasinya, pengunggah menyebut bahwa wanita itu mendatangi Polrestabes Medan untuk mengadu karena dipukuli anak hingga berdarah dan kerap disiksa lantaran tak memberikan uang.

Wanita itu bernama Suryati (64), warga Jalan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Dia mendatangi Polrestabes, Senin, lantaran tak kuat lagi menahan penderitaan akibat penganiayaan oleh anak kandungnya, GL (34).

"Anak saya sering memukuli jika tak diberikan uang," kata Suryati seperti ditulis pengunggah.

Korban mengaku tak dapat memberikan uang lantaran tidak memiliki uang lebih. Sebab, ia hanya bekerja sebagai petugas kebersihan di masjid dan pesantren serta menyambi sebagai pemulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Namun pelaku tak merasa iba atas pekerjaan ibunya tersebut dan meminta lebih dari pendapatannya.

"Sampingannya saya mulung untuk dapat uang. Sehari paling dapat Rp 10 ribu atau Rp 20 ribu. Sedangkan anak saya (pelaku) meminta lebih dari itu," sebut Suryati.

Sebelum peristiwa ini, pelaku juga sempat menganiayanya. Pelaku melemparkan HP ke kepala ibunya itu karena tak diberi uang.

"Saya sudah tidak tahan lagi, makanya saya melapor. Tadi pagi saya didatangi ke masjid, pelaku minta uang sama saya, karena saya tidak ada uang. Kepala saya dilempar HP hingga koyak. Saya harap pelaku segera ditangkap," sebut Suryati.

Sementara Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban. Dia mengatakan saat ini kasusnya sedang diproses oleh petugas.

"Benar. Korban sudah buat laporan polisi dan sudah dibawa ke RS untuk visum. Selanjutnya korban diperiksa," sebut Firdaus saat dikonfirmasi.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT