Air Susu Dibalas Air Tuba! Anak di Solo Ini Pukul-Ludahi Ibu Kandung

Ari Purnomo - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 16:29 WIB
Pemuda asal Solo bersujud di kaki ibunya.  Pemuda berinisial MH (19) tega memukuli dan meludahi ibunya gegara tidak diberi uang rokok.
Pemuda asal Solo bersujud di kaki ibunya usai diadukan karena meludahi dan memukuli sang ibu (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Seorang remaja di Solo berinisial MH (19) diamankan Polsek Pasar Kliwon, Solo setelah diadukan oleh sang ibu kandungnya sendiri yakni MR (49). MH diadukan ke polisi karena memukul ibu kandungnya hingga mengalami luka lantaran tidak diberikan uang rokok.

Meski begitu, sebagai ibu kandung MR tidak tega jika sang anak dipenjara dan diproses sesuai hukum. Akhirnya, kasus penganiayaan ini pun diselesaikan secara kekeluargaan dan MR pun mencabut aduannya lantas membawa sang anak pulang ke rumah.

"Minggu sore, dia minta uang Rp 50 ribu untuk beli rokok. Tapi saya tidak punya," kata MR saat ditemui wartawan di Mapolsek Laweyan, Senin (20/9/2021).

MR sempat memberikan pemahaman kepada anak ketiganya itu untuk bekerja setelah lulus sekolah agar bisa mendapatkan uang sendiri. Kemudian, MR juga menyampaikan kalau lebih baik uang digunakan untuk membeli beras.

Bukannya mengikuti anjuran sang ibu, MH justru kalap dan memukul kepalanya hingga mengalami luka.

"Dia memukul kepala saya sampai benjol, lalu meludahi saya," tuturnya.

MR pun mengadukan kasus itu ke Polsek Pasar Kliwon dengan naik sepeda ontel dari rumahnya di daerah Mojo, Semanggi, Pasar Kliwon. Mendapat aduan itu polisi lalu menangkap MH.

Tetapi, MR akhirnya mencabut aduannya di polisi lantaran tidak tega jika melihat sang anak dipenjara. Baginya, kasus ini cukup menjadi pembelajaran bagi sang anak saja.

"Yang penting dia kapok saja, keinginan saya dia tidak mengulangi perbuatan itu lagi," ucapnya.

Saat dipertemukan dengan sang ibu di Mapolsek Pasar Kliwon, MH langsung bersujud di kaki MR sembari menangis dan meminta maaf. Sang ibu pun tidak tega melihat anaknya dan langsung memaafkannya.

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Ahmad Riedwan Prevoost, mengatakan dalam kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan atau restorative justice.

"Diselesaikan secara kekeluargaan, tadi kami mediasi. Misalkan nanti kembali mengulang akan tetap kita proses," tegas Ahmad.

Simak juga 'Kesal Tak Dipinjami Korek, Ketua RT di Makassar Aniaya Mahasiswa':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)