KPK Ajukan Kasasi Vonis 5 Tahun Penjara Aa Umbara

ADVERTISEMENT

KPK Ajukan Kasasi Vonis 5 Tahun Penjara Aa Umbara

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 17:11 WIB
Penampakan Gedung Baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Ilustrasi KPK (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

KPK mengajukan kasasi atas vonis Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna. Aa Umbara telah divonis 5 tahun penjara di kasus pengadaan barang bantuan sosial COVID-19.

"Setelah tim jaksa mempelajari seluruh isi pertimbangan putusan dari majelis hakim pada Pengadilan Tinggi Bandung dengan terdakwa Aa Umbara Sutisna, maka pada Jumat (11/2) tim jaksa melalui Kepaniteraan Pidana Khusus pada Pengadilan Tipikor Bandung telah menyerahkan memori kasasi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (14/2/2022).

Ali mengatakan ada pertimbangan putusan yang berisi uraian memori banding yang disebut memori banding dari tim jaksa, padahal bukan. Ali menyebut hal ini tidak sinkron.

"Tidak adanya sinkronisasi dalam putusan banding di mana isi pertimbangan putusan banding menyatakan dapat dijatuhi pidana tambahan terkait pencabutan hak politik, namun dalam amar putusan tidak dengan tegas menyebutkan adanya penjatuhan pencabutan hak politik," katanya.

Aa Umbara dituntut jaksa KPK dengan hukuman 7 tahun penjara. Ali menyebut KPK tetap memperjuangkan tuntutan tersebut karena masih terasa tidak adil.

"Demikian pula untuk amar pidana badan dan denda juga belum memenuhi rasa keadilan masyarakat," katanya.

"KPK berharap majelis hakim pada Mahkamah Agung akan mengabulkan seluruh permohonan kasasi tim jaksa dimaksud," sambungnya.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Bandung menguatkan vonis 5 tahun bagi Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara. Dia divonis atas perkara pengadaan barang bantuan sosial COVID-19.

Putusan di tingkat banding dibacakan oleh majelis hakim PT Bandung yang diketuai oleh Sirjohan dan dua anggota hakim pada Kamis (13/1). Dalam putusannya, hakim menyatakan Aa Umbara bersalah sebagaimana hasil sidang di Pengadilan Tipikor Bandung.

"Menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung Kelas I-A Khusus," ujar hakim sebagaimana memori putusan yang dilihat di website Mahkamah Agung (MA) pada Jumat (28/1).

(azh/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT