5 Fakta Bus Tabrak 8 Kendaraan di Bantul hingga Sopir Jadi Tersangka

ADVERTISEMENT

5 Fakta Bus Tabrak 8 Kendaraan di Bantul hingga Sopir Jadi Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 08:00 WIB
Penampakan Bus Mira yang tabrak 8 kendaraan di simpang Ring Road Ketandan, Bantul, Minggu (13/2/2022).
Bus Mira kecelakaan (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Jakarta -

Bus Mira rute Surabaya-Yogyakarta menabrak 6 mobil dan 2 motor di traffic light simpang 4 ring road Ketandan, Banguntapan, Bantul. Sopir bus tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Seperti dilansir dari detikJateng, Senin (14/2/2022), polisi diketahui tetap menyelidiki peristiwa tersebut meski tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Sejumlah saksi telah diperiksa mengenai kecelakaan tersebut.

Berikut sejumlah fakta kecelakaan tersebut:

1. Sopir Tak Konsentrasi

Kasat Lantas Polres Bantul AKP Gunawan Setiyabudi mengatakan sopir bus berinisial K hilang konsentrasi sehingga menabrak delapan kendaraan yang berhenti di depannya secara beruntun.

"Sopir kehilangan konsentrasi, terkait nanti itu kehilangan konsentrasi karena apa kita dalami lagi. Yang jelas saat di TKP sopir kehilangan konsentrasi," kata Gunawan.

Hingga saat ini polisi masih mendalami kecelakaan ini. Sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan ke Mapolres Bantul.

2. Sopir Bus Tak Berusaha Mengerem

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan para saksi, polisi menyimpulkan unsur-unsur kelalaian dari pengemudi bus Mira terpenuhi sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas pada hari Jumat itu. Terlebih, K terbukti mengantuk sehingga kurang konsentrasi saat mengemudikan bus.

Sebab, ketika mengemudikan kendaraannya, K kurang hati-hati dan kurang konsentrasi ke arah depan (diduga mengantuk). Sehingga tidak ada upaya untuk melakukan pengereman maupun upaya untuk menghindari kecelakaan lalu lintas tersebut," ucapnya.

"Hal tersebut sesuai dengan hasil olah TKP bahwa tidak ditemukan bekas-bekas atau jejak pengereman yang dilakukan oleh K, dikuatkan oleh saksi dari kondektur dan kernet," imbuh Maryono.

3. Kecelakaan karena Human Error

Polisi menyebut kecelakaan itu diduga karena human error. Saat ini polisi masih mendalami bagaimana detailnya.

"Hasil analisis sementara diduga human error pengemudi bus," kata Kapolsek Banguntapan Kompol Zaenal Supriyatna kepada detikJateng, Sabtu (12/2).

Simak video 'Bus Tabrak 6 Mobil-2 Motor di Bantul, Sopir Diduga Hilang Konsentrasi':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT