ADVERTISEMENT

Pimpinan DPR soal Batas Usia Pensiun TNI Digugat: Jangan Berspekulasi

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 09 Feb 2022 13:22 WIB
Sejumlah anggota komisi IX DPR RI mendatangi RSPAD Gatot Soebroto. Mereka mengikuti pengambilan darah untuk diproses menjadi vaksin nusantara.
Sufmi Dasco Ahmad (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Letkol (Purn) Euis Kurniasih bersama lima rekannya mengajukan permohonan judicial review (JR) UU 34/2004 tentang TNI ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia pensiun personel TNI. Pimpinan DPR menilai gugatan yang diajukan ke MK itu perlu dihormati.

"Pertama-tama kita sudah tahu bahwa ada JR tersebut kita hormati proses hukum yang berlaku. DPR sendiri sudah memberikan pendapatnya dalam sidang Mahkamah Konstitusi," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2022).

Dasco meminta publik menghormati proses gugatan batas usia pensiun personel TNI di MK yang masih berjalan. Publik juga diminta tak berspekulasi soal gugatan tersebut.

"Maka itu kami minta kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi tentang masalah gugatan JR UU TNI ini mari kita tunggu dan hormati putusan dari Mahkamah Konstitusi," ujarnya.

Jenderal Andika Minta MK Adil

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan tanggapan atas gugatan Euis dkk. Sebagai pihak terkait dalam gugatan itu, Andika menjelaskan kepada hakim bahwa saat ini memang batas usia TNI sedang dibicarakan pemerintah bersama DPR RI.

"Mengenai perubahan batas usia pensiun, kami menjelaskan bahwa saat ini pemerintah dan DPR RI akan membahas rencana UU perubahan atas UU TNI yang telah masuk dalam daftar program legislasi nasional," ujar Andika saat hadir secara virtual dalam sidang MK, Selasa (8/2).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Momen TNI Selamatkan PMI Ilegal Berlumpur yang Hendak ke Malaysia

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT