Vaksin Booster yang Cocok untuk Sinovac, Ini Daftar Diizinkan Kemenkes

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 07 Feb 2022 12:12 WIB
senior woman show red heart shape with syringe icon,  after vaccinated or inoculation  booster dose  due to spread of corona virus, population, social or herd immunity concept
Vaksin Booster yang Cocok untuk Sinovac, Ini Daftar Diizinkan Kemenkes - ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Ratana21)
Jakarta -

Vaksin booster yang cocok untuk Sinovac jadi informasi penting yang perlu diperhatikan. Layanan vaksinasi kini tersedia di berbagai tempat dan dapat diakses dengan mudah.

Kementerian Kesehatan RI memberikan izin vaksin booster untuk yang telah divaksin primer Sinovac dan AstraZeneca. Adapun pemberian vaksin dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota bagi masyarakat umum tanpa menunggu target capaian 70% dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60%.

Lalu apa saja vaksin booster yang cocok untuk Sinovac? berikut ulasannya.

Vaksin Booster yang Cocok untuk Sinovac: Ada Dua Jenis

Menurut Surat Edaran terbaru Kemenkes bernomor SR.02.06/II/408/2022 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster), saat ini vaksin primer Sinovac diberikan melalui mekanisme heterolog, yaitu pemberian booster dengan menggunakan jenis vaksin berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang didapat sebelumnya. Berikut dua jenis vaksin yang diizinkan di triwulan pertama 2022:

  1. Vaksin AstraZeneca: setengah dosis atau 0,25 ml
  2. Vaksin Pfizer: setengah dosis atau 0,15 ml

Selain Sinovac, penerima vaksin primer AstraZeneca juga berhak diberikan vaksin booster. Ada 3 jenis kombinasi booster yang bisa diberikan yaitu:

  1. Vaksin Moderna: setengah dosis atau 0,25 ml
  2. Vaksin Pfizer: setengah dosis atau 0,15 ml
  3. Vaksin AstraZeneca: dosis penuh atau 0,5 ml

Pemberian Vaksin Booster Diutamakan untuk Vaksin AstraZeneca

Pada triwulan I 2022, pemberian vaksin booster akan diutamakan dengan vaksin AstraZeneca lantaran ketersediaan stok vaksin yang cukup banyak.

Sesuai dengan ketentuan, vaksin AstraZeneca dapat digunakan dengan interval 8-12 minggu. Namun untuk mempercepat pencapaian dosis primer, maka vaksin AstraZeneca dapat diberikan dengan interval 8 minggu.

Vaksin booster yang cocok untuk Sinovac yakni dengan AstraZeneca dan Pfizer. Untuk vaksin booster, pendaftaran juga dapat dilakukan melalui aplikasi JAKI. Simak informasinya di halaman selanjutnya.