ADVERTISEMENT

Eks Pejabat Pajak Angin Prayitno Juga Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp 14,5 M

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 04 Feb 2022 16:22 WIB
Jakarta -

Dua mantan pejabat Ditjen Pajak divonis 9 tahun dan 6 tahun penjara karena korupsi terkait rekayasa pajak sejumlah perusahaan. Keduanya juga diminta membayar uang pengganti, yang totalnya senilai Rp 14,5 miliar.

Kedua mantan pejabat Ditjen Pajak itu adalah mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji dan mantan Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Dadan Ramdani.

"Menjatuhkan pidana tambahan terhadap Terdakwa I Angin Prayitno Aji dan Terdakwa II Dadan Ramdani masing-masing membayar uang pengganti sejumlah Rp 3.375.000.000 (Rp 3,3 miliar) dan SGD 1.095.000 dihitung dengan kurs SGD Bank Indonesia tahun 2019, yaitu sebesar Rp 10.277 per SGD 1, selambat-lambatnya 1 bulan setelah putusan pengadilan memiliki hukum tetap. Jika tidak, harta benda disita dan dilelang oleh jaksa. Jika tidak mencukupi, diganti dengan pidana 2 tahun penjara," ujar hakim ketua Fahzal Hendri saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Jumat (4/2/2022).

Jika dihitung memakai kurs tahun 2019, yakni Rp 10.227 per SGD 1, maka SGD 1.095.000 sama dengan Rp 11.198.565.000 (Rp 11,1 miliar). Sehingga, total uang pengganti yang harus dibayarkkan keduanya berjumlah Rp 14.573.565.000 (Rp 14,5 miliar).

Sebelumnya, Angin Prayitno Aji divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Sedangkan Dadan Ramdani divonis 6 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp 300 juta subsider 2 bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, hakim menyebut Angin dan Dadan menerima suap Rp 15 miliar dan SGD 4 juta atau jika dirupiahkan SGD 4 juta itu senilai Rp 40 miliar. Kemudian ditambahkan Rp 15 miliar, sehingga totalnya menjadi Rp 55 miliar.

Menurut hakim, perbuatan Angin Prayitno dan Dadan ini dibantu oleh Wawan Ridwan, Alfred Simanjuntak, dan Yulmanizar, serta Febrian selaku tim pemeriksa pajak pada Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan Direktorat Jenderal Pajak. Mereka juga menikmati uang suap tersebut.

Berikut ini rincian suap yang diterima Angin dkk:

- PT GMP sebesar Rp 15 miliar
- PT Bank Panin SGD 500 ribu atau setara Rp 5 miliar
- Dari Agus Susetyo untuk merekayasa pajak PT Jhonlin Baratama (JB) SGD 4 juta, namun yang diterima hanya SGD 3,5 juta karena SGD 500 ribunya diserahkan ke Agus Susetyo sebagai bagian fee.

Angin Prayitno dan Dadan Ramdani dinyatakan melanggar Pasal 12 huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

(zap/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT