ADVERTISEMENT

Azam Khan Diperiksa Polisi di Kasus Edy Mulyadi, Dicecar 30 Pertanyaan

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 04 Feb 2022 15:24 WIB
Jakarta -

Polisi memeriksa Azam Khan dalam kasus dugaan ujaran kebencian terkait SARA dengan tersangka Edy Mulyadi. Dia diperiksa sebagai saksi.

"Kami sampaikan pada hari Rabu tanggal 2 Februari 2022 penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap saudara AK sebagai saksi," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhand dalam jumpa pers, Jumat (4/2/2022).

"AK tersebut diperiksa terkait kasus EM," sambungnya.

Dia mengatakan Azam Khan diperiksa selama 7 jam. Pemeriksaan dilakukan sejak pukul 10.00 WIB.

"Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10 sampai dengan pukul 17.00," ucapnya.

Dia mengatakan Azam Khan dicecar dengan 30 pertanyaan. Ramadhan tidak memberikan informasi lebih lanjut terkait apa saja yang ditanyakan ke Azam Khan.

"Dengan pertanyaan sebanyak 30 pertanyaan," ujarnya.

Sebelumnya, Advokat Azam Khan menjadi sorotan setelah celetukannya soal 'monyet' dalam sebuah acara yang membahas tentang ibu kota negara (IKN) baru viral di media sosial. Azam Khan kemudian meminta maaf apabila pernyataannya telah menyinggung masyarakat Kalimantan.

Celetukan soal 'monyet' terlontar dari mulut Azam Khan dalam jumpa pers bersama Edy Mulyadi sebagaimana tayangannya dilihat, Senin (24/1/2022). Edy awalnya mempertanyakan mengenai kemanfaatan dari ibu kota baru. Dia berbicara mengenai pemerintah yang kini sudah mengidentifikasi sejumlah aset di Jakarta.

"Bahwa pemerintah, Suharso, dan Menteri Keuangan. Bappenas dan Menteri Keuangan sudah menghitung aset-aset di segitiga emas, sudah diidentifikasi, diinvetarisasi mana saja yang bisa dijual. Jadi gedung-gedung pemerintah di Jakarta, di Kuningan, Sudirman, Thamrin itu dijual untuk membiayai perpindahan ibu kota baru dan duitnya kurang lalu tadi ada yang nyebut tadi, nanti pemerintah kita kantor-kantor kementerian dan lembaga itu akan menyewa, Anda bisa memahami nggak?" ujar Edy dalam pernyataannya di YouTube.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT