Luka Bakar Parah, 7 Jenazah Korban Bentrok Maut Sorong Belum Teridentifikasi

Mulia Budi - detikNews
Kamis, 03 Feb 2022 22:45 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan
Brigjen Ahmad Ramadhan (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Tim Disaster Victim Identification (DVI) masih melakukan identifikasi terhadap tujuh jenazah kebakaran THM Double O di Sorong. Polri mengatakan ketujuh korban tersebut belum dapat teridentifikasi dengan metode pemeriksaan medis, gigi, dan properti.

"Hingga saat ini belum dapat diidentifikasi menggunakan metode pemeriksaan medis, gigi, dan properti yang melekat pada jenazah," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (3/2/2022).

Dia mengatakan tujuh jenazah itu mengalami luka bakar berat. Tim DVI, kata Ramadhan, masih menunggu hasil pencocokan sampel DNA korban dan DNA keluarga.

"Dikarenakan kondisi jenazah luka bakar berat sehingga tim DVI Polri dan Dokkes Polda Papua Barat harus menunggu hasil dari sampel DNA korban dan DNA keluarga korban untuk dicocokkan," ucapnya.

Selain itu, dia mengatakan sampel DNA jenazah dan keluarganya sudah dikirim ke laboratorium forensik Mabes Polri, Jakarta. Sampel DNA itu dikirimkan pada 27 Januari 2022.

"Untuk sampel DNA sudah diambil semua (baik itu jenazah dan keluarga korban ibu/bapak/anak/ kakak/adik) dan sudah dikirim ke labfor Pusdokkes Mabes Polri pada Kamis tanggal 27 Januari 2022," ujarnya.

"Estimasi waktu selesai 5 hari lagi, sekitar Selasa tanggal 8 Februari 2022," sambungnya.

Ramadhan mengatakan ada kemungkinan pemeriksaan ulang sampel DNA. Dia menyebut hal itu bisa terjadi jika hasil DNA tidak terbaca.

"Semoga hasil DNA sudah bisa terbaca semua sehingga tidak perlu pemeriksaan ulang. Pemeriksaan ulang bisa terjadi jika hasil DNA tidak terbaca akibat kondisi jenazah luka bakar berat," jelasnya.

Berikut identitas korban yang jenazahnya belum teridentifikasi:

1. Edith Tri Putra, jenis kelamin laki-laki, Makassar
2. Afifah Maesa Nuraini, jenis kelamin perempuan, Bandung
3. Yandra Firman, jenis kelamin laki-laki, Makassar
4. Cristian Wahyu Dianto, jenis kelamin laki-laki, Surabaya.
5. Rahmi Dian Putri, jenis kelamin perempuan, Jakarta
6. Machfud Basuni, jenis kelamin laki-laki, Malang
7. Desra Wahyudi AM, jenis kelamin laki-laki, Surabaya

Sebelumnya, proses identifikasi jenazah korban kebakaran tempat karaoke Double O di Sorong, Papua Barat, masih berjalan. Terbaru, ada lima jenazah yang teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

"Jadi jumlah total jenazah yang sudah teridentifikasi sampai hari ini sudah 10 jenazah. Korban yang belum teridentifikasi tujuh orang. Tim DVI masih terus bekerja menuntaskan sampai seluruh jenazah teridentifikasi," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (2/2).

Ramadhan mengatakan lima dari 10 total jenazah itu teridentifikasi, salah satunya bernama Ananin Novalia. Dia teridentifikasi dari pemeriksaan gigi, medis, dan properti.

(haf/haf)