5 Jenazah Korban Pembakaran Tempat Karaoke di Sorong Teridentifikasi

Mulia Budi - detikNews
Rabu, 02 Feb 2022 16:18 WIB
Bentrokan maut di Sorong menewaskan belasan korban jiwa. Pasca-bentrok, Kapolda Papua Barat tinjau keamanan serta pastikan kondisi kota Sorong aman dan kondusif
TKP kebakaran di Sorong (ANTARA FOTO/OLHA MULALINDA)
Sorong -

Proses identifikasi jenazah korban kebakaran tempat karaoke Double O di Sorong, Papua Barat, masih berjalan. Terbaru, ada lima jenazah yang teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

"Jadi jumlah total jenazah yang sudah teridentifikasi sampai hari ini sudah 10 jenazah. Korban yang belum teridentifikasi tujuh orang. Tim DVI masih terus bekerja menuntaskan sampai seluruh jenazah teridentifikasi," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (2/2/2022).

Ramadhan mengatakan lima dari 10 total jenazah itu teridentifikasi, salah satunya bernama Ananin Novalia. Dia teridentifikasi dari pemeriksaan gigi, medis, dan properti.

"Hari Rabu tanggal 2 Februari 2022, tim DVI kembali telah mengidentifikasi lima korban jenazah, yaitu jenazah atas nama Ananin Novalia, perempuan 25 tahun, alamat Kelurahan Purnoharjo, Kecamatan Pangandaran, Jawa Barat, yang teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan gigi, medis, dan properti," ujarnya.

Jenazah kedua yang teridentifikasi adalah jenazah dengan nomor antemortem 005 atas nama Ridwan Dodoh, jenis kelamin laki-laki, umur 37 tahun, alamat Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat. Jenazah Ridwan teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis dan properti.

"Kemudian yang ketiga, jenazah dengan nomor 008 atas nama Widyanti Arista Anugrah, perempuan 30 tahun, alamat Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Sopeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Jenazah teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis dan properti," ujarnya.

Selanjutnya, jenazah keempat adalah jenazah dengan nomor antemortem 017 atas nama Nur Kalsum, perempuan 31 tahun, alamat Jalan Baso Daing Ngawing Ala Tampang, Desa Mangli, Kecamatan Palangga Kabupaten Goa, Provinsi Sulawesi Selatan. Jenazah Nur teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis dan properti.

"Yang kelima jenazah dengan nomor 009, teridentifikasi sebagai Arum Ainun Yakin, perempuan 23 tahun, alamat Kelurahan Rancaekek, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan medis dan properti," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi telah menetapkan 11 tersangka kasus bentrokan maut di Sorong, Papua Barat. Polisi mungkin akan mengenakan beberapa pasal dengan ancaman pidana dari 5 tahun penjara, 20 tahun penjara, bahkan seumur hidup.

Aparat juga telah menetapkan tujuh orang masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buron dari kasus itu. Mereka adalah T, HR, PA, HT, MS, YR, dan G.

Sekilas soal bentrokan di Sorong

Sebelumnya, bentrok di Sorong tersebut diawali dari perkelahian pemuda pada malam Minggu (23/1). Polisi mengungkapkan bentrokan maut terjadi antara kelompok pemuda Kei dan Pelauw asal Maluku di Kota Sorong, Papua Barat.

Pertikaian ini sempat didamaikan sejumlah pihak, namun bentrokan kembali pecah pada Senin (24/1) lalu, dan menewaskan 18 korban, termasuk 17 warga biasa yang tewas terbakar di tempat hiburan malam (THM) Double O.

"Semua berawal dari anak muda semuanya. Anak muda yang ribut terus mengaitkan dengan kelompoknya (Kei dan Pelauw). Itu terjadi di malam Minggu," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi kepada detikcom, Selasa (25/1).

(isa/isa)