ADVERTISEMENT

NasDem Setuju Ratifikasi Ekstradisi RI-Singapura, Keberatan soal Pertahanan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 03 Feb 2022 12:07 WIB
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali.
Ahmad Ali (dok: www.nasdem.id)

Soal kekhawatiran akan terusiknya kedaulatan RI oleh latihan militer Singapura, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah sempat menjamin. Prabowo mengatakan militer RI biasa latihan dengan negara lain.

"Oh sama sekali nggak (membahayakan kedaulatan). Sudah latihan sama banyak negara kok di negara kita. Sering kita latihan sama banyak negara. Dan secara tradisional, mereka juga latihan di situ. Kita butuh persahabatan dengan Singapura, dan kita menganggap Singapura negara sahabat kita, kita punya banyak kepentingan bersama," kata Prabowo di DPR, Kamis (27/1).

Menkumham Yasonna Laoly menegaskan pemerintah terus berkomunikasi dengan DPR RI agar proses ratifikasi perjanjian ekstradisi RI-Singapura dapat segera diselesaikan. Perjanjian ekstradisi Indonesia-Singapura sendiri ditandatangani Yasonna dan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum Singapura K Shanmugam.

Yasonna menjelaskan, walaupun perjanjian ekstradisi itu ditandatangani bersamaan dengan perjanjian Flight Information Region dan Defense Cooperation Agreement, masing-masing perjanjian tetap memiliki alur negosiasi dan proses ratifikasinya sendiri. Yasonna menekankan betapa pentingnya perjanjian ekstradisi dengan Singapura.

"Pemerintah akan mendorong percepatan proses ratifikasi dan kami percaya bahwa seluruh pihak terkait akan memiliki pandangan yang sama, mengingat besarnya manfaat yang akan kita peroleh dalam upaya mengejar pelaku tindak pidana," ujar Yasonna dalam keterangannya, Rabu (2/2).


(rfs/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT