ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Menanti Penyelesaian Masalah Air Bau Bangkai di Kampung Kubur Baru Jakut

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Feb 2022 14:01 WIB
Aliran Air PAM dan pompa air di Kampung Kubur Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, 10 Januari 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Aliran Air PAM dan pompa air di Kampung Kubur Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, 10 Januari 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Jakarta -

Masalah air berbau di Kampung Kubur Baru, Koja, Jakarta Utara (Jakut), masih menunggu penyelesaian. Meskipun, suplai air menurut warga Kampung Kubur Baru sudah membaik.

Kasus ini pertama kali diberitakan detikcom pada 7 Januari 2022. Saat itu, Then Ket Liong (42) mengeluh terjadi krisis air. Air PAM miliknya letoy atau tidak deras. Selain itu, ada bau yang tercium.

"Bau, kadang-kadang nggak keluar. Sudah bau bangkai terus item. Jadi kalau sudah kayak gitu, saya sudah berhenti udah nggak ngisi. Di jam-jam tertentu baunya. Biasanya jam 06.00 WIB sama jam 18.00 WIB," kata warga RT 07, Then Ket Liong (42), kepada wartawan, Jumat (7/1/2022).

Liong harus bangun tengah malam untuk mendapatkan air bersih. Dia menyebut sudah empat bulan mengalami krisis air bersih. Dia dan warga lainnya sempat mengeluhkan kondisi air tapi belum ada kejelasan.

"Sudah sering, barusan kemarin. Tetap begitu malah capek ke kitanya. Ini kemarin sempat dibongkar sama orang PAM. Mereka cuma bilang katanya ada pipa yang bocor," ucapnya.

PAM Jaya dan mitranya PALYJA menyebut akan memperbaiki permasalahan tersebut. Perkiraan, perbaikan akan dilakukan selama dua pekan.


Air Sudah Deras tapi Masih Berbau

Pada Selasa (25/1), detikcom kembali berkunjung ke rumah Liong. Liong menyebut sudah ada perbaikan. Masalah air yang mampet sudah teratasi.

"Sudah lancar sekarang, sudah tidak ada lagi kesulitan untuk mendapatkan air sekarang, bahkan kalau malam tidak perlu menunggu," katanya saat ditemui oleh detikcom.

Namun, masalah air berbau belum hilang. Meski, air berbau tidak keluar secara rutin. "Kalau bau bangkainya masih ada ya kalau siang hari itu, tetapi kalau malam itu sudah agak lancar," terangnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT