ADVERTISEMENT

Mantan Wali Kota Tanjungbalai Segera Disidang di Kasus Lelang Jabatan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 31 Jan 2022 20:48 WIB
Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial Ditahan KPK
Foto: Andhika/detikcom
Jakarta -

KPK telah melimpahkan berkas perkara Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial ke Pengadilan Tipikor Medan. M Syahrial segera disidang di kasus dugaan lelang jabatan.

"Hari ini (31/1) tim jaksa menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) dengan tersangka MS (M Syahrial) dari tim penyidik karena berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (31/1/2022).

Ali mengatakan M Syahrial tak dilakukan penahanan karena tengah menjalani pidana di Rutan Kelas I Medan. M Syahrial telah divonis 2 tahun di kasus suap eks penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.

"Tersangka tidak ditahan karena sedang menjalani pidana untuk perkara sebelumnya," kata Ali.

Selanjutnya, Ali mengatakan jaksa KPK akan menyusun surat dakwaan dalam 14 hari ke depan dan segera melimpahkannya.

"Dalam waktu 14 hari kerja dilakukan penyusunan surat dakwaan dan pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor oleh tim jaksa," katanya.

"Persidangan nantinya diagendakan di Pengadilan Tipikor pada PN Medan," tambahnya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial sebagai tersangka kasus dugaan korupsi lelang jabatan di Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungbalai pada 2019. KPK juga sekaligus melakukan penahanan tersangka lainnya, yakni Sekretaris Daerah, Yusmada (YM).

M Syahrial selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf A atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1909 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP pidana Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

M Syahrial meminta uang sebesar Rp 200 juta ke tersangka Yusmada yang ingin menjadi sekretaris daerah (s,ekda). M Syahrial juga ditetapkan sebagai tersangka suap karena diduga memberi suap kepada eks penyidik KPK dari Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju. Suap itu diduga diberikan agar Robin mengurus perkara dugaan korupsi yang menyangkut Syahrial, yakni terkait dengan jual beli jabatan di kasus ini.

KPK juga menetapkan Maskur Husain sebagai tersangka karena terlibat dalam kasus suap tersebut. Syahrial diduga menjanjikan duit Rp 1,5 miliar kepada AKP Robin. Dari jumlah itu, AKP Robin diduga telah menerima Rp 1,3 miliar.

(azh/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT