Emosi Pria 'Tabrak Lari' Pura-pura Pincang Usai Gagal Beraksi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 20:34 WIB
Pelaku modus pura-pura jadi korban tabrak lari di Pasar Rebo, Jakarta Timur (Tangkapan layar)
Pelaku dengan modus pura-pura jadi korban tabrak lari di Pasar Rebo, Jakarta Timur (Tangkapan layar)
Jakarta -

Seorang pria sempat marah kepada warga lantaran aksi modus menjadi korban tabrak larinya gagal dilancarkan. Aksi yang terjadi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, itu cukup menyita perhatian publik.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu saksi yang berada di TKP, yang tepatnya berada di depan PP Plaza, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (26/1/2022), sekitar pukul 10.00 WIB. Saksi bernama Irfan mengatakan pria itu meluapkan emosinya setelah salah satu pemotor lainnya berteriak 'modus' kepadanya.

Korban yang merupakan pengendara mobil pun sempat terlibat adu mulut dengan pelaku selama kurang-lebih 5 menit. Bahkan pria itu, kata Irfan, sempat bergelantung di kaca mobil hingga terseret.

Pelaku yang sempat kesal itu, akhirnya meminta membonceng pemotor yang sedang lewat untuk meninggalkan lokasi. Kejadian ini sempat terekam dari dalam mobil sang korban, dan viral di media sosial.

Kini pelaku dalam pengejaran polisi. Namun diketahui, korban tak melaporkan kejadian ini ke polisi.

Polisi Sebut Modus Lama

Aksi pemerasan dengan berpura-pura pincang setelah mengaku menjadi korban tabrak lari di Pasar Rebo, Jakarta Timur, membuat heboh warga. Polisi mengatakan aksi pelaku itu merupakan modus lama dari praktik kejahatan pemerasan.

"Ini modus lama, ya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi saat dihubungi, Sabtu (29/1/2022).

Menurut Ahsanul, tindakan seperti itu sudah ada sejak lima tahun lalu. Namun, berkat media sosial, kejadian serupa kini kembali viral di masyarakat.

Aksi pemerasan dengan berpura-pura pincang setelah mengaku menjadi korban tabrak lari di Pasar Rebo, Jakarta Timur, membuat heboh warga. Polisi mengatakan aksi pelaku itu merupakan modus lama dari praktik kejahatan pemerasan.

"Ini modus lama, ya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi saat dihubungi, Sabtu (29/1/2022).

Menurut Ahsanul, tindakan seperti itu sudah ada sejak lima tahun lalu. Namun, berkat media sosial, kejadian serupa kini kembali viral di masyarakat.

"Sudah lima tahun lalu sudah ada begitu," katanya.

Terkait kasus yang tengah menyita perhatian tersebut, Ahsanul mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Saksi-saksi dan bukti petunjuk di lokasi terus dikumpulkan polisi.