Viral 'Korban Jambret Playing Victim', Warga Setempat Sebut Sering Ada Begal

Marteen Ronaldo Pakpahan - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 15:34 WIB
Rekaman CCTV Jambret Pemotor di Tebet Oktober 2021
Rekaman CCTV jambret pemotor di Tebet, Oktober 2021 (Foto: Tangkapan layar)
Jakarta -

Peristiwa dua orang yang tewas ditabrak mobil taksi online pada 26 Oktober 2021 dibahas ulang lewat media sosial pada beberapa hari belakangan ini. Warga setempat menyatakan daerah yang menjadi lokasi peristiwa itu memang lumayan rawan peristiwa kriminal.

Semula diketahui, dua orang yang tewas ditabrak itu dinyatakan sebagai jambret. Kemudian sopir taksi online yang menjadi korban jambret menabrak mati dua jambret itu.

Kemudian menurut narasi viral di Twitter belakangan ini, penabrak yang semula diketahui sebagai korban jambret itu adalah orang yang mengaku-aku belaka sebagai korban jambret (playing victim). Dua orang yang tewas ditabrak dikatakan bukan jambret. Polisi mengimbau warga berhenti menyebarkan narasi viral itu.

Peristiwa ditabraknya dua orang bersepeda motor oleh taksi online itu terjadi pada 26 Oktober 2021 pukul 23.30 WIB di Jl KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan.

Berdasarkan keterangan warga yang berada di lokasi pada saat itu, kejadian sangat mencekam dan banyak teriakan warga lainnya yang menyaksikan kejadian tersebut. Tak hanya itu, tabrakan tersebut pun menimbulkan suara yang sangat keras sehingga banyak pengendara yang berdatangan ke lokasi untuk melihat kejadian tersebut.

"Pada saat itu kejadiannya sudah banyak darah di mana-mana dan teriakan histeris terdengar sangat kencang sekali. Pas saya lihat ternyata sudah dalam keadaan tergeletak dan tak sadarkan diri," kata Ujang, warga setempat, saat ditemui detikcom di lokasi, Sabtu (29/1/2022).

Ia pun menerangkan sopir taksi online yang menabrak dua pria itu tidak melarikan diri setelah korban terpental dari kendaraannya. "Dia turun malah dari mobil, jadi nggak lari setelah menabrak penjambret itu," terangnya.

Lokasi dua orang tewas ditabrak taksi online di Tebet, Jakarta Selatan. Peristiwa terjadi pada Oktober 2021. Ini adalah foto 29 Januari 2022. (Marteen RP/detikcom)Lokasi dua orang tewas ditabrak taksi online di Tebet, Jakarta Selatan. Peristiwa terjadi pada Oktober 2021. Ini adalah foto 29 Januari 2022. (Marteen RP/detikcom)

Ujang pun menerangkan, pada saat kejadian tersebut, kedua pelaku langsung tewas di tempat kejadian. Dia menerangkan daerah tersebut memang sering menjadi langganan kasus kekerasan disertai ancaman.

"Memang di sini sering banget kejadian begal-lah, cewek sama cowok berantem di pinggir jalan. Ada begal sampai yang lainnya. Tetapi yang paling besar itu yang jambret ditabrak itu," ujarnya.

Sementara itu, Suyanto, salah satu pedagang yang berada di sana, menerangkan baru mengetahui kejadian tersebut pada keesokan harinya oleh driver ojol yang berkumpul di tempat dirinya berjualan.

"Saya waktu itu tidak melihat secara langsung karena di situ saya sudah pulang, tapi esok paginya saya diberi tahu bahwa tepat di depan dagangan saya ini waktu itu ada tabrakan dan dua pelaku tewas. Pas saya lihat ternyata memang sudah digaris polisi dan banyak bekas darah di sini," terangnya.

Suyanto mengatakan, setelah kejadian tersebut, keluarga pelaku sempat mendatangi lokasi kejadian untuk sekadar menabur bunga.

"Kalau itu sih saya nggak tahu ya. Tetapi memang, setelah kejadian, keluarga pelaku itu datang ke sini bawa kembang mawar, ditaburkan di sana tempat keduanya tewas," katanya.

Warga lainnya, Dewi Sri Ratna, menerangkan saat pada malam itu dirinya tengah tertidur dan terkejut ketika mendengar suara dentuman yang begitu keras.

"Saat itu kejadiannya bener-bener mencekam karena posisi kita saat itu tidur, tetapi terbangun kayak suara geledek kenceng gitu. Jadi saya dan suami langsung bangun. Setelah itu banyak warga yang ngumpul di lokasi nontonin dan videoin," jelasnya.

Setelah kejadian tersebut, menurutnya, aparat kepolisian berdatangan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Waktu itu posisi dua pelaku sudah tak sadarkan diri dan kepalanya itu hampir pecah gitu pokoknya. Setelah itu, udah tuh nggak sadarkan diri dan akhirnya sampai meninggal di tempat," paparnya.

Korban tewas pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan oleh polisi. "Iya, jadi setelah itu, kedua pelaku dibawa sama polisi untuk dilakukan autopsi katanya," tutupnya.

Simak Video: Viral Modus Pura-pura Jadi Korban Tabrak Lari di Jaktim

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/dnu)